Home > METRO BERITA > METRO SPORT > PSIS Gagal Happy Ending

PSIS Gagal Happy Ending

METROSEMARANG.COM – PSIS Semarang tersingkir dari Indonesia Soccer Championship (ISC) B. Kekalahan Persekap Pasuruan di kandang PSPS Pekanbaru memupus asa Johan Yoga dkk untuk terus melaju di turnamen kasta kedua tersebut, meskipun mereka mampu mengalahkan PSGC Ciamis 3-1 di laga terakhir babak 16 besar.
Dua gol Feri Ariawan tetap tak mampu meloloskan PSIS ke babak 8 besar ISC B. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Dua gol Feri Ariawan tetap tak mampu meloloskan PSIS ke babak 8 besar ISC B. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Dua wakil Grup D di babak 8 besar harus ditentukan sampai pertandingan terakhir yang digelar bersamaan pada Sabtu (12/11). Empat tim yang menghuni grup ini masih memiliki kans yang sama untuk lolos ke fase berikutnya. Pemuncak klasemen Persekap (9 poin) melakoni laga pamungkas di markas PSPS (6 poin), sedangkan PSIS (5 poin) menjamu PSGC (6 poin) di Jatidiri.

Meladeni Laskar Galuh, dominasi skuat Mahesa Jenar sudah terlihat sejak babak pertama. Anak asuh Eko Riyadi lebih agresif mengalirkan serangan dan memaksa tim tamu lebih banyak menumpuk pemain di area pertahanan sendiri.

Sebelum masuk ruang ganti, pemain-pemain PSIS mampu mencatat enam percobaan, dua di antaranya tepat sasaran dan satu berbuah gol. Sementara, PSGC tak sekalipun memberikan ancaman ke gawang tuan rumah.

Peluang pertama PSIS datang dari kaki Dani Raharjanto di menit 5. Menerima operan Feri Ariawan, Dani yang berdiri bebas di sisi kanan kotak penalti PSGC melepaskan sepakan keras ke sudut kanan gawang. Tapi, Ghoni Yanuar masih sigap menepis bola keluar.

Tuan rumah kembali mendapat kans di menit 12. Pelanggaran di depan area penalti PSGC berbuah tendangan bebas untuk PSIS. Namun, eksekusi M Yunus masih melayang tipis di atas mistar. Empat menit kemudian, giliran Feri Ariawan memberi ancaman lewat skema yang sama, tapi tendangannya menyamping di sisi kiri gawang Ghoni Yanuar.

Peluang terbaik didapat Johan Yoga di menit 21. Menerima cut back dari Dani Raharjanto, kapten PSIS ini melepaskan sepakan keras, tapi bola hanya bergulir tipis di sisi gawang PSGC. M Yunus lagi-lagi membuang peluang di menit 30. Eksekusi tendangan bebas pemain bernomor 7 itu juga masih melebar.

Gempuran bertubi-tubi yang dilancarkan PSIS akhirnya menemui hasil di menit 43. Feri Ariawan sukses menjebol gawang tim tamu. Sodoran Dani mampu dituntaskan dengan sepakan melengkung tanpa bisa dicegah Ghoni.

Di menit akhir babak pertama, PSGC harus kehilangan Andi Dwi Kurniawan. Pemain gelandang bernomor 27 itu harus mengakhiri pertandingan lebih dini setelah mengantongi kartu kuning kedua.

Dominasi PSIS masih berlanjut di paruh kedua. Enam menit selepas restart, sundulan M Yunus masih terlalu tinggi. Begitu juga percobaan yang dilepaskan Hari Nur Yulianto di menit 63. Feri Ariawan nyaris mencetak gol keduanya saat laga berumur 66 menit. Sontekan Feri dari jarak dekat masih bisa ditepis Ghoni.

Hanya semenit berselang, Johan Yoga menggandakan keunggulan tuan rumah. Gol ini berawal dari tendangan penjuru yang dieksekusi Feri. Striker PSIS itu mampu memenangi duel udara dan mengarahkan bola ke sudut kanan gawang PSGC.

Feri Ariawan mempertegas kemenangan PSIS lewat golnya di menit 75. Crossing Safrudin Tahar disambut sundulan Feri yang sukses mengecoh kiper PSGC. Hari Nur kembali melakukan percobaan di menit 83, namun sepakannya belum menemui sasaran.

Keasyikan menyerang, gawang PSIS justru jebol di menit 84. Pemain pengganti, Aldi Imron sukses memanfaatkan kemelut di mulut gawang Syaiful Amar, sekaligus menipiskan skor menjadi 1-3. Gol Aldi menjadi yang terakhir di pertandingan sore tadi.

Namun, kemenangan tersebut menjadi hambar karena PSIS tetap gagal melangkah ke 8 besar. Di pertandingan lainnya, Persekap yang sempat memaksakan hasil imbang 2-2 hingga akhir babak pertama, akhirnya kalah dengan skor 3-4. Dengan demikian, Persekap dan PSPS berhak mewakili Grup D ke babak selanjutnya. Kedua tim sama-sama mengumpulkan 9 poin, sedangkan PSIS mengakhiri petualangan di ISC B di peringkat tiga dengan 8 poin, diikuti PSGC yang mengoleksi 6 poin.

“Kami jajaran manajemen meminta maaf kepada suporter dan masyarakat Semarang karena PSIS gagal lolos ke babak selanjutnya. Bagaimanapun kami tetap mengapresiasi perjuangan para pemain, meskipun hasil akhirnya belum sesuai harapan kita semua,” kata Setyo Agung Nugroho, Direktur Teknik PSIS.

Sementara, Asisten Pelatih PSGC, Ayi Daud menyebut kartu merah yang didapat Andi Dwi Kurniawan menjadi biang keterpurukan timnya. “Pemain kami kehilangan fokus di menit-menit akhir. Tapi, kami tetap bangga dengan perlawanan yang sudah diberikan tim, sekalipun harus bermain dengan 10 orang,” lugasnya. (twy)

Susunan Pemain

PSIS 4-2-3-1: Syaiful Amar–Safrudin Tahar, Fauzan Fajri, Tegar Pribadi, Herry Susilo; Ahmad Agung, M Yunus; Hari Nur, Feri Ariawan, Dani Raharjanto; Johan Yoga

PSGC 4-2-3-1: Ghoni Yanuar–Ipan Priyatna, Ahmad Taufik, Afif Rosidi, M Taufan; Budiawan, Susanto; Saiful Amar, Rosian Indira Saputra, Andi Dwi Kurniawan; Joko Sasongko