Home > METRO BERITA > METRO SPORT > PSIS Ingin Tutup Laga Kandang Terakhir dengan Manis

PSIS Ingin Tutup Laga Kandang Terakhir dengan Manis

METROSEMARANG.COM – PSIS membidik poin penuh atas PPSM Sakti Magelang, Sabtu (27/8). Kemenangan atas Laskar Macan Tidar akan menjadi penutup manis laga kandang terakhir Mahesa Jenar di putaran grup Indonesia Soccer Championship (ISC) B.

Selebrasi Hari Nur Yulianto usai menjebol gawang PSIR Rembang, Sabtu (20/8). Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Selebrasi Hari Nur Yulianto usai menjebol gawang PSIR Rembang, Sabtu (20/8). Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Laga melawan PPSM sebenarnya sudah tak lagi menentukan bagi PSIS. Johan Yoga dkk sudah mengunci tiket babak 16 besar setelah memetik kemenangan 1-0 atas PSIR Rembang, akhir pekan kemarin.

Namun, Manajer Tim PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto menegaskan jika timnya tak akan melepas laga kandang terakhir di Jatidiri. “Kami tetap fight lawan PPSM dan tak ada alasan untuk kalah. Apalagi PSIS main di kandang, jadi jangan sampai mengecewakan dukungan suporter Semarang,” kata dia kepada wartawan di mes PSIS, Kamis (25/8).

Meski sudah lolos, menurut Liluk, timnya tidak akan melakukan rotasi pemain. “Tidak ada rotasi. Kami tak akan mengubah the winning team,” tandasnya.

Di fase grup, skuat Mahesa Jenar punya rekor kandang cukup meyakinkan. Hanya Persibat Batang yang bisa mencuri satu angka berkat hasil imbang tanpa gol di pekan kedua. Selanjutnya, Johan Yoga dkk menyapu empat kemenangan, dengan lesakan 10 gol dan hanya kebobolan satu.

Hingga pekan kesembilan, PSIS sudah mengumpulkan 22 poin dan masih bertengger di puncak klasemen Grup 4. Armada Eko Riyadi masih menyisakan tiga laga, vs PPSM (home), vs Persijap (away) dan PPSM (away).

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan PSIS, Pujianto menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kelompok suporter Panser Biru dan SneX di pertandingan melawan PSIR. “Kami berterima kasih kepada kawan-kawan suporter, sehingga pertandingan kemarin bisa berjalan lancar, meskipun kondisi Stadion Jatidiri sedang direnovasi. Tidak ada flare, petasan dan benda-benda terlarang lainnya. Semoga suasana kondusif itu bisa tetap dijaga di pertandingan kandang selanjutnya,” urainya.

Pada laga kandang pamungkas, Panpel PSIS tidak memberlakukan perubahan harga tiket. Khusus Panser Biru yang menempati tribun timur tetap dikenakan tarif Rp 25 ribu dan penonton umum Rp 30 ribu. Sedagkan tribun utara dibanderol Rp 20 ribu, barat Rp 50 ribu dan VIP Rp 75 ribu. (twy)