Home > METRO BERITA > METRO SPORT > PSIS Sepakat Semifinal Gunakan Format Home Tournament

PSIS Sepakat Semifinal Gunakan Format Home Tournament

image
Wacana home tournament untuk laga semifinal dan final Divisi Utama mendapat respons positif PSIS dan suporter. Foto Metrosemarang/MS-01

SEMARANG – Babak 8 besar Divisi Utama sudah memasuki fase akhir. Meski masih menyisakan dua laga, empat tim penghuni dua besar masing-masing grup diperkirakan bakal melaju mulus ke semifinal yang rencananya akan digelar dengan format home tournament.

Dari Grup N, PSS Sleman menjadi tim pertama yang lolos ke empat besar. Di grup ini, hanya PSIS dan PSGC Ciamis yang masih berpeluang mendampingi Sleman. PSIS hanya membutuhkan tambahan satu angka untuk memastikan tiket semifinal.

Manajer Tim Wahyu ‘Liluk’ Winarto menyebut, PSIS tetap mengincar poin penuh saat menjamu Persiwa Wamena, Rabu (22/10) malam. “Kami akan mati-matian mengamankan tiga angka di kandang. Dengan begitu, kami akan lebih mudah untuk menentukan strategi selanjutnya, apakah harus menjadi juara grup atau cukup runner up,” katanya, Senin (20/10).

Dari informasi yang dia peroleh, laga semifinal akan digelar dengan format home tournament. Hanya saja, pihaknya belum mendapat pemberitahuan terkait lokasi dan venue yang akan digunakan. “Pemberitahuan resminya belum kami terima. Memang ada wacana menggunakan format home tournament untuk semifinal dan laga final. Tapi untuk tempatnya belum bisa  kami sampaikan, kemungkinan bisa di Jawa Timur atau Jakarta,” imbuh dia.

Penghobi burung berkicau ini berharap wacana tersebut bisa terealisasi. Sebab, kata dia, dengan format home tournament akan menghemat pengeluaran klub. Maklum, salah satu dari dua tim asal Kalimantan, Borneo FC dan Martapura FC kemungkinan bakal menjadi lawan PSIS jika Fauzan Fajri dkk lolos ke semifinal.

Hingga matchday 4 babak 8 besar, Borneo dan Martapura masih bercokol di puncak klasemen Grup P dengan poin tujuh, unggul tiga angka dari Persis dan PSCS Cilacap. “Apapun formatnya, kami siap. Tapi, kalau disuruh memilih tentunya home tournament tentunya lebih ideal. Saat ini, kami masih fokus untuk lolos ke semifinal dulu,” tandasnya.

Sementara, Ketua Harian SneX Dony Kurniawan juga menyambut positif wacana home tournament untuk partai semifinal dan final Divisi Utama tahun ini. “Kami akan all out memberi dukungan untuk PSIS di manapun tempatnya, sekalipun harus ke luar Jawa. Tapi, kalau dengan format home tournament dan tetap digelar di Jawa, pengeluaran juga tidak membengkak. Suporter yang datang juga dipastikan lebih banyak,” tuturnya. (*)