Home > METRO BERITA > METRO SPORT > PSIS Tak Buru-buru Datangkan Kiper Baru

PSIS Tak Buru-buru Datangkan Kiper Baru

METROSEMARANG.COM – PSIS masih menimbang-nimbang kemungkinan merekrut kiper baru untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Awan Setho Raharjo. Tapi, wacana tersebut baru akan dilakukan saat dibukanya transfer window usai berakhirnya putaran pertama fase grup.

PSIS tak akan buru-buru mencari pengganti Awan Setho. Foto: metrosemarang.com

Posisi penjaga gawang PSIS musim ini memang cukup rumit. Semua itu bermula dari keputusan manajemen untuk mendatangkan Awan Setho dari Bhayangkara FC dengan status pinjaman pada akhir Maret silam atau tiga pekan sebelum kick off Liga 2.

Sebelumnya Mahesa Jenar sudah lebih dulu mengikat tiga kiper, yakni Aji Bayu Putra, Satriawan dan Feri Bagus. Dua nama pertama didaftarkan ke operator liga bersama Awan Setho. Sedangkan Feri harus menepi karena mengalami cedera saat kompetisi baru akan dimulai.

Saat liga baru bergulir empat pekan, Awan tiba-tiba diminta kembali oleh BFC karena kiper utama mereka, Wahyu Tri Nugroho mengalami cedera. Padahal, eks penjaga gawang Timnas U-19 itu selalu menjadi pilihan utama dalam empat laga awal PSIS.

Pelatih Subangkit tak mau berandai-andai terkait kemungkinan merekrut kiper baru sebelum bursa transfer resmi dibuka. “Di Liga 1 memang memungkinkan menambah kiper (di luar bursa transfer) jika ada salah satu kiper mengalami cedera parah. Tapi saya kurang tahu kalau di Liga 2. Kalaupun harus menambah kiper kemungkinan baru di putaran kedua,” kata dia, Selasa (6/6).

Setelah Awan hengkang, Aji Bayu diplot menjadi kiper utama, dengan Satriawan sebagai deputinya. Penampilan pemain asal Brebes tersebut juga tak bisa dibilang buruk, setidaknya dari torehan dua cleansheet dalam dua laga terakhir PSIS.

Untuk menggaet kiper muda berkualitas, menurut Subangkit juga bukan perkara mudah. Maklum saat ini kuota lima pemain senior sudah terpenuhi, sehingga calon kiper baru tersebut harus berusia di bawah 25 tahun, sesuai regulasi PSSI.

“Makanya kami harus selektif. Kalau kiper senior banyak, tapi cari kiper muda yang sudah jadi itu sulit. Apalagi kompetisi sudah bergulir,” urainya.

Tapi, Subangkit kini bisa sedikit bernapas lega, seiring pulihnya Feri. Eks kiper Tim PON Jateng itu sudah mulai bergabung bersama Haudi Abdillah dkk dan bahkan dilibatkan dalam sesi latihan game.

Feri bisa saja didaftarkan di putaran kedua nanti. Selain itu, PSIS juga masih memantau Redondo yang dicomot dari Tim U-23. (twy)