Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Hadapi Askar Bertuah, PSIS Tak akan Main Defensif

Hadapi Askar Bertuah, PSIS Tak akan Main Defensif

METROSEMARANG.COM – PSIS Semarang tak mau kehilangan angka saat melakoni laga perdana babak 16 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B di kandang PSPS Pekanbaru, Minggu (2/10). Pelatih Eko Riyadi memastikan timnya siap meladeni permainan terbuka tuan rumah tanpa melupakan kedisiplinan dalam bertahan.

Johan Yoga akan menjadi tumpuan di lini serang PSIS saat meladeni tuan rumah PSPS Pekanbaru. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Johan Yoga (rompi kuning) akan menjadi tumpuan di lini serang PSIS saat meladeni tuan rumah PSPS Pekanbaru. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Persiapan serius digeber skuat Mahesa Jenar jelang bergulirnya fase 16 besar. Delapan pemain baru didatangkan untuk menggantikan posisi empat pemain lawas yang dilepas, pertengahan bulan ini. Racikan Eko Riyadi bersama skuat barunya bakal diuji Askar Bertuah—julukan PSPS—di Stadion Kaharudin Nasution (Stadion Rumbai).

Meski bertindak selaku tim tamu, PSIS tak ingin sekadar menerapkan strategi defensif untuk mengamankan angka. Hanya saja, Eko akan melakukan pendekatan cara main yang berbeda saat meladeni anak asuh Philep Hansen Maramis.

“Pada babak sebelumnya kami juga tidak pernah main defensif saat main di luar kandang. Kami akan main sesuai karakter tim ini dan mungkin hanya cara mainnya saja yang berbeda,” kata Eko, Jumat (30/9).

Pelatih 48 tahun itu tentunya juga tak asal ucap. Fakta bahwa PSIS sanggup mengemas tiga kemenangan tandang pada fase penyisihan Grup 4, membuktikan bahwa Fauzan Fajri dkk cukup agresif sekalipun bertanding di kandang lawan, dan sukses membukukan delapan gol.

Menurut Eko, sejumlah kekurangan pada timnya secara perlahan juga sudah bisa dibenahi. “Pemain-pemain baru sudah bisa menyatu dengan tim. Masalah transisi bertahan ke menyerang atau sebaliknya juga sudah menunjukkan peningkatan,” imbuhnya.

Dalam lawatan ke Kota Bertuah, PSIS hanya memboyong 15 pemain, termasuk dua kiper, Syaiful Amar dan Fajar Setya Jaya. Rekrutan anyar, Arif Yanggi Rahman yang belum pulih dari cedera tidak ikut terbang ke Pekanbaru. Begitu juga dengan eks Bali United Ganjar Mukti Muhardiyana.

Rombongan Mahesa Jenar dijadwalkan bertolak ke Pekanbaru pada Jumat (30/9) sore ini dan akan menjajal lapangan Stadion Rumbai keesokan harinya. Meski hanya membawa skuat pas-pasan, Manajer PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto menolak anggapan timnya meremehkan Askar Bertuah.

“Pertandingan pertama bisa sangat menentukan, apalagi dengan format grup. Jika kami bisa mengambil poin di Pekanbaru, tentunya akan menambah kepercayaan diri pemain untuk pertandingan selanjutnya. Pastinya, kami harus fight lawan PSPS,” tandasnya.

Sesuai drawing babak 16 besar ISC B, Mahesa Jenar berada di Grup D. Johan Yoga cs bakal bersaing dengan juara Grup 3 PSGC Ciamis, runner up Grup 1 PSPS Pekanbaru dan runner up Grup 7 Persekap Kota Pasuruan.

Setelah tandang ke Pekanbaru, PSIS akan menjamu Persekap di Jatidiri pada 9 Oktober. Skuat racikan Eko Riyadi bakal menutup putaran pertama fase 16 besar di kandang PSGC sepekan berikutnya.

“Kami akan all out baik tandang maupun kandang, karena saat ini PSIS sudah masuk babak krusial, sehingga setiap poin akan sangat berharga,” tegas Liluk. (twy)