Home > METRO BERITA > METRO SPORT > PSIS vs Persebaya: Mental jadi Pembeda

PSIS vs Persebaya: Mental jadi Pembeda

METROSEMARANG.COM – Duel PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya akan membuka babak 8 besar Grup Y yang beberapa kali tertunda. Dengan kekuatan kedua kubu yang nyaris berimbang, mental bakal jadi pembeda hasil akhir pertandingan yang bakal digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (15/11) besok sore.

Melcior Majefat diandalkan PSIS untuk menggedor pertahanan Persebaya. Foto: metrosemarang.com

Pertemuan PSIS dan Persebaya menjadi daya pikat babak 8 besar di tengah carut marut penyelenggaraan Liga 2. Dua tim yang pernah merajai kompetisi di era perserikatan tersebut punya basis kelompok suporter fanatik. Plus sejarah panjang rivalitas keduanya yang akan menjanjikan pertarungan seru di atas lapangan.

Musim ini, Mahesa Jenar–julukan PSIS–dan Bajul Ijo berusaha bangkit untuk mengembalikan pamor mereka sebagai klub besar di kancah sepakbola nasional. Setidaknya sampai babak 16 besar, mereka masih berada di jalur yang seharusnya.

Namun, PSIS punya catatan lebih oke di fase sebelumnya. Haudi Abdillah cs lolos le babak 8 besar sebagai juara grup, dengan membukukan 13 poin, hasil empat kemenangan, sekali imbang dan satu kali kalah.

Sedangkan laju Green Force justru sedikit tersendat saat masuk fase 16 besar. Pasukan Alfredo Vera hanya sanggup mengemas dua kemenangan, tiga kali seri dan sekali kalah, dengan poin akhir 10.

Bahkan, Persebaya juga menutup babak 16 besar dengan kekalahan, sehingga menempatkan mereka sebagai runner up grup di bawah Kalteng Putra.

Dari sisi kualitas dan kedalaman skuad, kedua tim bisa dibilang seimbang. Mereka juga punya sayap-sayap cepat yang menjadi salah satu kekuatan untuk mengoyak pertahanan lawan.

Jika PSIS punya Melcior Majefat dan Rifal Lastori, di kubu Persebaya ada Irfan Jaya dan Oktavianus Fernando. Kecepatan winger tersebut juga ditopang fullback yang kerap melakukan overlapping, Taufik Hidayat dan Safrudin Tahar milik Mahesa Jenar serta M Irvan dan Abu Rizal yang mengisi posisi bek sayap Bajul Ijo.

Namun, PSIS sedikit lebih unggul dalam kolektivitas. Setidaknya jika mengacu pada jumlah personel yang sudah memproduksi gol, di mana gol-gol Mahesa Jenar dihasilkan oleh 13 pemain berbeda. Sementara kubu Persebaya, Misbakhus Solikin masih terlalu dominan, dengan torehan 12 gol.

Sayangnya, top skor Green Force itu diragukan tampil karena masih dalam proses penyembuhan pascacedera otot. Tapi, Alfredo Vera masih punya sederet gelandang kreatif yang bisa mengisi peran Misba Solikin, di antaranya Sidiq Saimima, Rendy Irwan dan rekrutan anyar Rangga Muslim.

Di kubu PSIS, pelatih Subangkit memastikan seluruh personelnya dalam kondisi siap tempur, termasuk Muhammad Yunus yang baru pulih dari cedera. Kehadiran gelandang senior itu dibutuhkan untuk mengatur ritme permainan Tim Ibukota Jateng.

Dengan perimbangan kekuatan yang sepadan, Subangkit memprediksi laga bakal berjalan ketat. Dia mengingatkan bahwa pemenang pertandingan besok tak sekadar ditentukan dari kemampuan skill individu.

“Faktor mental juga sangat menentukan, apalagi di pertandingan pertama tekanan lebih besar. Makanya saya ingatkan anak-anak harus bisa menghandle emosi,” kata dia.

Menurut pelatih asal Pasuruan itu hasil pertemuan pertandingan di masa pramusim tidak bisa dijadikan ukuran kekuatan kedua tim. Saat itu PSIS dan Persebaya saling mengalahkan dengan skor 1-0. Tapi Tim Kota Pahlawan masih dibesut Iwan Setiawan.

“Sudah banyak yang berubah. Saat pramusim lebih pada mencari komposisi ideal di kompetisi resmi. Sekarang ada banyak pemain baru dan tentunya dari sisi permainan juga berbeda,” ujarnya.

Setelah sempat terkatung-katung, duel PSIS kontra Persebaya dipastikan bakal digelar di Stadion GBLA, Rabu (15/11) mulai pukul 15.00. Sedangkan pertandingan lainnya di Grup Y akan memertemukan PSPS Riau dan PS Mojokerto Putra. (twy)

Prakiraan Pemain

PSIS 4-2-3-1: Aji Bayu–Taufik Hidayat, Rio Saputro, Haudi Abdillah, Safrudin Tahar; Ahmad Agung, Ruud Gullid; Melcior Majefat, Hari Nur, Rifal Lastori; Erik Dwi Ermawansyah

Persebaya 4-3-3: Dimas Galih–M Irvan, Fandri Imbiri, Rachmat Irianto, Abu Rizal; M Hidayat, Nerius Alom, Siddiq Saimima; Irfan Jaya, Ricky Kayame, Oktavianus Fernando

Tinggalkan Balasan