Home > METRO BERITA > METRO SPORT > PSIS vs Persikabo: Masih Ada Gengsi di Jatidiri

PSIS vs Persikabo: Masih Ada Gengsi di Jatidiri

image
Laga melawan Persikabo menjadi kesempatan Eli Nasoka (kiri) untuk unjuk kemampuan. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia

SEMARANG – PSIS tak mau kehilangan muka saat menjamu Persikabo Bogor, Rabu (24/9) malam nanti. Sekalipun sudah menggenggam tiket 8 besar, tiga angka menjadi target Fauzan Fajri dkk, sekaligus untuk memuaskan publik Jatidiri.

Laga PSIS kontra Persikabo sebenarnya sudah tak berarti banyak buat kedua tim. Laskar Pajajaran–sebutan Persikabo–sudah pasti gagal masuk 8 besar, sedangkan tuan rumah hanya butuh tambahan satu angka untuk memastikan status juara Grup J. Namun, bukan berarti duel malam nanti akan hambar. Masih ada kepentingan yang ingin dituntaskan kedua kubu.

PSIS ingin menyempurnakan sukses lolos ke perempatfinal dengan memberi kemenangan kepada suporter mereka. Mahesa Jenar juga ingin menutup aib musim lalu, kala dipermalukan Persikabo 1-2 di Jatidiri. Saat itu, dua gol Aliyudin, hanya bisa dibalas oleh Hari Nur.

Pelatih Eko Riyadi menegaskan, timnya tetap membidik tiga angka. Namun, juru taktik asli Semarang ini mengisyaratkan bakal melakukan rotasi pemain. “Sekalipun ada rotasi, secara kualitas permainan tak akan banyak berubah karena pemain kami punya kemampuan merata. Siapapun yang diturunkan, saya berharap PSIS bisa ambil tiga poin di kandang,” tandasnya.

Kubu tamu pun tak ingin hanya sekadar piknik ke Semarang. Rudi Widodo dkk ingin mengakhiri kompetisi musim ini dengan hasil maksimal, sekaligus revans atas kekalahan 0-2 di pertemuan pertama.

“Mudah-mudahan kami bisa ambil angka di Semarang. Saya ingin pemain menikmati pertandingan, meskipun sudah tak lagi menentukan,” kata pelatih caretaker Persikabo Abdush Sobur. (*)

Prakiraan Pemain
PSIS 4-2-3-1: Ivo Andre: Taufik Hidayat, Anam Sahrul, Sunar Sulaiman, Safrudin Tahar; Eli Nasoka, Andi Rohmad; Nufiandani, Saptono, Franky; Julio Alcorse

Persikabo 4-4-2: Ariek Sulistyo;Tsimi Joel, Wahyu Kopriyanan, Syaiful Lewenussa, Nazar Khairul; Johan Juansyah, Septian, Munadi, Setiawan; Rudi Widodo, Budi Sudarsono