Home > METRO BERITA > METRO SPORT > PSIS vs PSGC: Laga Penebus Luka

PSIS vs PSGC: Laga Penebus Luka

METROSEMARANG.COM – Nasib PSIS dan PSGC Ciamis sama-sama berada di ujung tanduk. Duel kedua tim di Stadion Jatidiri, Sabtu (12/11) besok bisa saja hanya akan menjadi laga penebus luka, jika akhirnya mereka harus melupakan fase 8 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B.

PSIS dan PSGC sama-sama ngotot mengincar kemenangan pada laga terakhir babak 16 besar, Sabtu (12/11) sore. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
PSIS dan PSGC sama-sama ngotot mengincar kemenangan pada laga terakhir babak 16 besar, Sabtu (12/11) sore. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Dua tim terbaik di fase penyisihan grup, kini justru terseok-seok saat babak 16 besar telah memasuki tahap akhir. Keduanya harus menggantungkan asa berlaga di babak 8 besar pada tim lain.

Bagi PSIS, kemenangan besok sore tak akan berarti apa-apa jika PSPS bisa mengalahkan Persekap Pasuruan di Pekanbaru. Situasi serupa juga dihadapi PSGC. Joko Sasongko cs masih bisa lolos asalkan mereka sanggup menundukkan PSIS dan di pertandingan lain Persekap gagal menambah angka.

Hingga matchday 5 babak 16 besar, PSIS belum beranjak dari dasar klasemen Grup D dengan torehan 5 poin, setingkat di bawah PSGC yang sudah mengoleksi 6 angka. Sedangkan Persekap yang sudah mengumpulkan 9 poin masih kokoh di posisi teratas, disusul PSPS dengan 6 angka.

“Sementara kami akan melupakan 8 besar dan hanya fokus untuk memenangkan pertandingan besok. Apapun kondisinya, kami tetap menginginkan hasil yang terbaik,” kata pelatih PSIS, Eko Riyadi, Jumat (11/11).

Menjamu Laskar Singa Cala, Eko mengisyaratkan bakal memertahankan komposisi yang sama saat timnya tumbang di Pasuruan. Kembalinya M Yunus akan menjadi tambahan berharga untuk menambah daya gedor Mahesa Jenar yang sudah tiga laga terakhir mandul.

Absennya Arif Yanggi juga tak akan berdampak besar bagi PSIS. Di pos winger, Eko bakal menyiapkan Dani Raharjanto, Jordan Foranda atau Dedi CP untuk mendampingi Hari Nur Yulianto.

Eko juga masih menantikan kondisi Rio Saputra yang sempat bermasalah dengan hamstringnya usai pulang dari Pasuruan. “Saya akan tunggu sampai hari pertandingan besok. Kalau memang terpaksa absen, saya akan siapkan alternatif lain di lini belakang,” urainya.

Di kubu lawan, Heri Rafni Kotari cukup dipusingkan dengan absennya dua pilar utama, fullback Vinsens Yohan dan winger Arif Budiman. Keduanya mendapat cedera kala timnya diimbangi PSPS akhir pekan kemarin. “Absennya Vinsens dan Budiman membuat tim kami sedikit pincang. Tapi, kami akan tetap fight untuk mendulang poin di Semarang,” ujarnya.

Eks penggawa Bandung Raya itu tak akan membiarkan pemainnya tampil agresif seperti pada pertemuan pertama di Ciamis, 15 Oktober silam. Dalam sesi latihan terakhir di Stadion Jatidiri, Jumat sore, Heri mematangkan organisasi pertahanan dan berharap bisa mencuri gol melalui skema serangan balik.

“Kami harus realistis karena PSIS sangat solid sebagai sebuah tim. Kami akan mencoba mengimbangi dan merancang peluang gol dari counter attack,” tegasnya.

Tanpa Arif Budiman, PSGC masih bisa mengandalkan eks winger PSIS, Saiful Amar atau Dimas Galih. “Ini laga ‘final’, semoga pemain kami bisa tetap fokus dan menikmati pertandingan,” lanjut Hari.

Pemenang pertandingan besok bukan saja masih bisa berharap lolos tapi setidaknya juga akan terhindar dari posisi juru kunci. (twy)

Prakiraan Pemain

PSIS 4-2-3-1: Syaiful Amar–Safrudin Tahar, Fauzan Fajri, Tegar Pribadi, Herry Susilo; Iwan Wahyudi, Bayu Andra; Hari Nur, M Yunus, Dani Raharjanto; Johan Yoga

PSGC 4-2-3-1: Ghoni Yanuar–Ipan Priatna, Ahmad Taufik, Ahmad Abdul Basid, M Taufan; Anggo Julian, Ganjar Kurniawan; Saiful Amar, Rosian Indira Saputra, Andi Dwi Kurniawan; Joko Sasongko