Home > METRO BERITA > METRO SPORT > PSIS Waspadai Kebangkitan Persibat

PSIS Waspadai Kebangkitan Persibat

METROSEMARANG.COM – Pemuncak klasemen Grup 4 Indonesia Soccer Championship (ISC) B, PSIS Semarang bakal kembali mendapat ujian berat saat berkunjung ke markas Persibat Batang, Minggu (7/8). Kubu Mahesa Jenar tak akan meremehkan tuan rumah yang tengah berusaha bangkit demi menjaga kans lolos ke babak 16 besar.

Duel PSIS versus Persibat di Stadion Jatidiri, Minggu (15/5). Kedua tim akan kembali bertemu di Batang pada Minggu (7/8). Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Duel PSIS versus Persibat di Stadion Jatidiri, Minggu (15/5). Kedua tim akan kembali bertemu di Batang pada Minggu (7/8). Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Pertandingan yang bakal digelar di Stadion Moh Sarengat tersebut memertemukan dua tim yang sama-sama terluka. PSIS baru saja mengalami kekalahan pertama usai tunduk 0-1 dari tuan rumah PSIM Yogyakarta, Sabtu (30/7) silam. Sedangkan, Persibat tumbang 1-2 saat melawat ke kandang PSIR Rembang.

Pelatih PSIS Eko Riyadi mengingatkan pasukannya agar mewaspadai kebangkitan tim berjuluk Laskar Alas Roban tersebut. Dia kembali menegaskan bahwa posisi di papan klasemen tak akan berpengaruh dalam pertandingan di atas lapangan.

“Seperti tim-tim lain yang bertemu PSIS, Persibat tentunya akan ngotot untuk meraih kemenangan. Apalagi, mereka juga masih berpeluang lolos ke babak 16 besar,” kata dia, Jumat (5/8).

Eko juga tak ingin anak asuhnya membuat kesalahan seperti yang terjadi saat PSIS terjungkal di Stadion Sultan Agung. Menurutnya, Persibat yang dihuni pemain-pemain berpengalaman juga berpotensi memberikan kesulitan serupa.

“Pemain harus lebih disiplin, sehingga lawan tidak ada kesempatan untuk memanfaatkan kesalahan yang kita buat. Cara main Persibat mungkin berbeda dari PSIM, tapi mereka punya pemain-pemain yang sudah berpengalaman. Mereka juga belum pernah kalah di kandang,” imbuhnya.

Pelatih 48 tahun itu tentu tak asal ucap. Kehadiran pemain-pemain senior macam Tugi Hadi, Engkus Kuswaha, Cahya Sumirat maupun Eki Nurhakim menjadi salah satu kekuatan skuat racikan Didik Listyantoro. Hasil imbang tanpa gol pada pertemuan pertama di Jatidiri, memberi bukti kualitas Persibat.

Persiapan PSIS sendiri sedikit terganggu dengan kondisi beberapa pemain yang bermasalah dengan kebugaran. Selain Fajar Bagus Bintoro yang dipastikan absen karena akumulasi karu, bek sayap Safrudin Tahar juga belum cukup fit karena sempat terserang demam dalam beberapa hari terakhir.

“Saya berharap kekalahan di Yogyakarta bisa melecut semangat para pemain, sehingga mereka bisa menampilkan yang terbaik saat lawan Persibat,” tuntasnya.

Hingga pekan kedelapan ISC B, PSIS masih bercokol di peringkat teratas dengan torehan 16 poin. Sementara, Persibat tertahan di peringkat lima dan baru mengoleksi 10 angka, hasil dua kemenangan, empat seri dan dua kekalahan. (twy)