Home > Berita Pilihan > Selama Puasa, Aktivitas Prostitusi di Sunan Kuning Disetop

Selama Puasa, Aktivitas Prostitusi di Sunan Kuning Disetop

METROSEMARANG.COM – Pengelola Resos Argorejo alias Sunan Kuning Semarang melarang semua kegiatan hiburan malam baik bisnis esek-esek maupun karaoke selama sebulan penuh.

Lokalisasi Sunan Kuning berhenti beroperasi selama Ramadan. Foto: metrosemarang.com/dok

Hal ini dilakukan untuk menghormati masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadan 1438 Hijriyah.

“Hari ini, kita pastikan semuanya libur sampai Lebaran. Tidak boleh ada yang buka baik wisma karaokenya maupun segala jenis kegiatan pelacuran,” ungkap Suwandi Eko Putranto, Ketua Resos Argorejo kepada metrosemarang.com, pada Jumat (26/5).

Ia menyatakan kepastian penutupan Sunan Kuning memang baru bisa dilakukan pada hari ini setelah dirinya mendapat instruksi langsung dari Dinas Sosial setempat.

Pelarangan bisnis prostitusi selama Ramadan memang sudah jadi rutinitasnya tiap tahun. Ia bilang dengan pelarangan tersebut, maka otomatis para pekerja seks yang ada di dalamnya harus pulang kampung (mudik).

“Ini berangsur-angsur kita pulangkan ke daerah masing-masing. Sebab, kalau mereka tetap di sini maka akan timbul prasangka negatif ditengah masyarakat. Ini yang harus kita antisipasi sejak awal,” jelas Suwandi.

Ihwal aksi damai yang dilakukan salah satu ormas ekstrem di Semarang, ia mengklaim berjalan kondusif. Tidak ada kericuhan karena kebanyakan diisi dengan pengajian bersama anak asuhnya.

“Yang penting kita perketat penjagaan saja. Buat jaga-jaga,” bebernya seraya menambahkan bahwa aksi damai ormas radikal itu dilakukan untuk mengimbau menjauhi narkoba dan tindakan maksiat selama puasa. (far)