Home > METRO BERITA > Pulang Kampung, Desainer Anne Avantie Bagikan Kursi Roda untuk ‘Kaum Papa’

Pulang Kampung, Desainer Anne Avantie Bagikan Kursi Roda untuk ‘Kaum Papa’

METROSEMARANG.COM – Momentum pulang kampung halaman rupanya benar-benar dimanfaatkan oleh Anne Avantie untuk berbagi kasih terhadap sesama. Kali ini, perancang kebaya dress papan atas tersebut menyambangi Wisma Perdamaian Semarang guna membagikan 538 kursi roda kepada kaum disabilitas.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Selain kursi roda, Anne begitu ia mahsyur disapa juga memberikan 100 tongkat bagi para tuna netra, 100 cruk dan masih banyak alat bantu disabilitas lainnya.

Pembagian alat bantu tersebut, menurut Anne merupakan sebuah gerakan awal untuk memviralkan aksi peduli 1000 kursi roda yang digalakannya tepat di hari ini, Kamis (22/6).

“Saya ingin membuat gerakan viral secara nasional dengan mengangkat aksi kepedulian 1.000 kursi roda. Yang paling berkesan karena saat acaranya hanya dirancang dua minggu, ternyata animonya sangat tinggi. Nantinya ke depan akan jadi pionir untuk gerakan tersebut,” kata Anne.

Dengan merangkul para pejabat lintas dinas di lingkungan Pemkot Semarang dan Pemprov Jateng, ia ingin mengajak masyarakat dan pengusaha lokal untuk berbagi kepada sesama insan manusia.

Ia pun mengatakan bahwa gerakan kepedulian itu dimaksudkan untuk menggapai para kaum papa, kelompok yang termarjinalkan dan difabel yang menderita dengan memberikan bantuan secara riil.

“Dengan memberikan arti kehidupan bagi kita semua dan kebetulan bertepatan dengan bulan suci Ramadan yang fitri ini, maka ada bantuan yang saya serahkan sebanyak 538 kursi roda, 100 tongkat tuna netra, 100 cruk dan masih banyak lagi. Saya berharap tepat 28 tahun berkarya di dunia hiburan Tanah Air bisa bermanfaat bagi warga kurang mampu,” jelasnya.

Anne bilang bantuan serupa sebelumnya lebih dulu diberikan kepada warga Surabaya dan Solo.

Sedangkan Ketua PKK Kota Semarang Tia Hendrar Prihadi mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan Anne terhadap warganya. Ini adalah tonggak kepedulian bagi warga miskin, katanya.

“Sehingga saya mengajak kepada semuanya, ayo kita jangan menutup mata, kita bantu orang-orang yang kurang mampu demi meringankan beban mereka,” paparnya.

Tommy Yarmawan Said, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang menyebut ada 50 kursi roda dan lima alat bantu lainnya yang diberikan bagi warganya. Di Kota Lumpia sendiri terdapat 34 ribu warga kategori miskin. Prosentasenya berkisar 2 persen dari total jumlah penduduk yang ada saat ini.

“Gerakan kepedulian 1.000 kursi roda ini sangat membantu warga kami yang berada di garis kemiskinan. Semoga mereka bisa terpacu untuk berkarya lebih baik lagi,” tandasnya. (far)