Home > Berita Pilihan > Puluhan Pengguna Narkoba Dikukut Polrestabes Semarang

Puluhan Pengguna Narkoba Dikukut Polrestabes Semarang

METROSEMARANG.COM – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang menyita 51,188 gram sabu, 73,5 butir Ekstasi, 3 buah timbangan, 4 buah pipet kaca dan 8 buah bong dalam operasi yang digelar sejak akhir Oktober 2016. Polisi juga mengamankan 35 tersangka yang diduga sebagai pemilik barang haram tersebut.

Tersangka penyalahgunaan narkoba yang berhasil diamankan Polrestabes Semarang. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Dari 25 laporan kami berhasil mengumpulkan seluruh tersangka berjumlah 35 orang. Dan kebetulan 35 orang ini semuanya warga Semarang,” kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Abiyoso Seno Aji, Rabu (14/12).

Puluhan tersangka tersebut berhasil dibekuk dalam waktu 52 hari mulai 23 Oktober sampai 13 Desember kemarin. Mereka mengaku dikendalikan oleh penghuni dari dua Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yakni Semarang dan Pekalongan.

Modus yang dilakukan oleh pelaku yakni berhubungan dengan pengendali yang ada di Lapas. Kemudian mereka diberi alamat lokasi pengambilan barang dan membagi menjadi paket kecil untuk diedarkan ataupun digunakan.

Salah seorang tersangka, Agung S (27) mengaku dikendalikan oleh salah satu penghuni Lapas di Pekalongan yang berinisial A. Dalam prosesnya ia diperintahkan mengambil barang di suatu tempat yang telah ditentukan. Setelah itu ia menunggu komando dari A untuk mengedarkanya.

“Dikasih tahu alamat ngambil barang, biasanya di gapura-gapura. Terus nunggu perintah dari penghuni Lapas di Pekalongan,” ucapnya.

Agung berhasil dibekuk di rumahnya di Jalan Dworowati VI Semarang Barat, Selasa (13/12) lalu. Dari tangannya diamankan barang bukti berupa sabu sebanyak 27,5 gram.

Kasat Resnarkoba, AKBP Sidik Hanafi mengatakan, tersangka Agung mendapatkan upah sebanyak Rp 3,1 juta dari transaksi sebanyak 60 gram sabu.

Sementara itu Kapolrestabes Semarang berjanji akan menindaklanjuti peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam Lapas tersebut. Pihaknya segera menyiapkan tim khusus dan berkoordinasi dengan Kanwil Kemenkumham Jateng.

“Kami akan masuk ke sana dan akan lakukan pemeriksaan. Yang pertama tes urin kepada nama nama yang disebutkan, begitu kedapatan dan positif akan kami tarik dan proses kembali,” tegas Abiyoso. (fen)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link