Home > METRO BERITA > Puluhan Wartawan Semarang Boikot Peliputan Jokowi

Puluhan Wartawan Semarang Boikot Peliputan Jokowi

SEMARANG  – Sebanyak 36 wartawan dari berbagai media di Kota Semarang memilih meninggalkan lokasi acara pertemuan akbar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dengan 31 kapolda dan 452 kapolres se-Indonesia, dalam rangkaian acara Apel Kasatwil, di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Selasa (2/12).

Puluhan wartawan tersebut memutuskan sepakat untuk tidak meliput dan kembali ke Mapolda Jateng untuk mengambil kendaraan, dengan menumpang truk H 1328 FW,  setelah sebelumnya berjalan kaki sekira 3 kilometer menuju jalan raya.

Mereka kecewa atas aturan-aturan yang bertele-tele dan melarang peliputan secara halus.

Wartawan rombongan unit Polda Jateng tersebut  ditelantarkan tanpa diperbolehkan masuk di gedung Graha Cendikia Akpol, tempat lokasi acara berlangsung. Ironisnya hal tersebut terjadi saat  wartawan lain yang diduga bawaan Jokowi dengan bebas meliput dan mengambil gambar.

“Tolong di sini saja. Wartawan tidak boleh masuk. Nanti kami beri waktu untuk jumpa pers, melalui jalur tikus yang telah disediakan. Dari situ, temen-temen wartawan nanti bisa ambil gambar,” ujar salah satu polisi wanita berpangkat AKBP.

Sempat dilakukan negosiasi dengan panitia, namun kebijakan tetap tidak memperbolehkan wartawan untuk meliput. Akibatnya hingga pukul 11.00, mereka terkatung-katung di Akpol.

Sementara, salah seorang wartawan, Parwito mengungkapkan kekecewaannya karena proses peliputan yang dipersulit. “Padahal kami sudah berusaha mentaati semua prosedur yang ditentukan, tapi malah di telantarkan dan tidak boleh meliput,  ” tuturnya, usai pemboikotan tersebut. (Yas)