Home > METRO BERITA > Punya Aset Rp 21 Triliun, Pengelolaan Pemkot Tak Maksimal

Punya Aset Rp 21 Triliun, Pengelolaan Pemkot Tak Maksimal

METROSEMARANG.COM – Kota Semarang memiliki aset berjumlah sekitar 600 ribu item mulai dari tanah, bangunan, jalan, irigasi, buku hingga lainnya. Nilainya juga sangat besar mencapai Rp 21 triliun. Namun pengelolaannya belum maksimal bahkan dinilai semrawut.

Wonderia rencananya akan berubah fungsi menjadi Trans Studio. Namun, belakangan investor mengurungkan berinvestasi di Semarang. Foto metrosemarang.com/dok
Wonderia rencananya akan berubah fungsi menjadi Trans Studio. Namun, belakangan investor mengurungkan berinvestasi di Semarang. Foto metrosemarang.com/dok

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Muallim mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang harus mengevaluasi pengelolaan asset. Khususnya aset yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Asset yang kerjasamanya sudah habis dan mau habis harus didata.

‘’Termasuk aset yang akan dikerjasamakan lagi. Aset yang mangkrak juga harus dimaksimalkan, bondo desa yang kondisinya lebih parah lagi juga harus didata,’’ katanya, Jumat (11/11).

Anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, Suharto Masri menambahkan, aset pemkot banyak sekali yang belum tercatat sebagaimana mestinya. Padahal kesalahan pencatatan bisa merugikan pemkot, misalnya asset menjadi hilang dan atau dimiliki pihak lain .

Pemkot harus melakukan penertiban dan pendataan ulang asset yang dimiliki secara menyeluruh, cermat dan teliti. Selain itu, harus berani melakukan perjanjian kontrak ulang atau pemutusan kontrak terhadap kerjasama dengan pihak ketiga yang tidak menguntungkan. Misalnya, kerjasama dengan pengelola tempat hiburan Wonderia. (duh)