Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Punya Rekor Tandang Apik, Pro Duta Pede Sambangi Jatidiri

Punya Rekor Tandang Apik, Pro Duta Pede Sambangi Jatidiri

Rachmad Hidayat (kiri) top skor Pro Duta yang akan menjadi lawan sepadan bagi Fauzan Fajri. Foto Metrosemarang/dok pro duta
Rachmad Hidayat (kiri) top skor Pro Duta yang akan menjadi lawan sepadan bagi Fauzan Fajri. Foto Metrosemarang/dok pro duta

SEMARANG – Kemenangan 3-1 atas PSCS Cilacap di laga perdana babak 16 besar menjadi modal Pro Duta untuk menyambangi kandang PSIS, Sabtu (6/9) lusa. Tim berjuluk Kuda Pegassus ini juga punya rekor tandang istimewa dan berpotensi mengusik keangkeran Stadion Jatidiri.

Pro Duta merampungkan fase grup sebagai kampiun Grup 1, mengangkangi tim-tim ‘tradisional’ macam PSPS, PSMS dan Persiraja. Tak peduli tampil di kandang atau tandang, skuad arahan Ansyari Lubis ini juga cukup produktif. Total 28 gol dilesakkan Dony Siregar cs, dengan 13 di antaranya terjadi di kandang lawan.

Seperti halnya PSIS, Pro Duta di bawah komando Ansyari juga gemar memainkan sepakbola menyerang. Mereka juga kerap menempatkan tiga penyerang sekaligus, dengan Walter Brizuela sebagai pengendali di lini kedua.

Formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1 menjadikan Kuda Pegassus cukup rajin memberi ancaman di pertahanan lawan. Trio Fiwi Dwipan, Rachmad Hidayat dan Arif Sajali juga siap memangsa peluang yang dihasilkan di mulut gawang.

Sejauh ini, Rachmad Hidayat masih memimpin daftar top skor dengan sembilan gol. Tapi, Fiwi Dwipan juga punya statistik apik, khususnya saat Pro Duta tampil di luar kandang. Pemain 18 tahun ini sudah memproduksi enam gol atau lebih dari separuh gol-gol tandang Pro Duta.

Tim yang bermarkas di Stadion Teladan Medan itu juga belum tersentuh kekalahan saat main di kandang lawan. Dari tujuh partai away, mereka sanggup mengukir empat kemenangan dan tiga kali imbang. Dengan rekor tandang yang cukup mengesankan, tak berlebihan jika Ansyari Lubis optimistis bisa mencuri angka di Jatidiri.

“Kemenangan atas PSCS tak lantas membuat kami jemawa. Bagaimanapun, tim-tim dari Jawa punya kualitas yang sangat bagus. Tapi, kami justru tertantang untuk mengambil angka di luar kandang,” kata gelandang Timnas di era 90an ini.

Di antara tiga lawan Mahesa Jenar di Grup J, Pro Duta memang pantas menjadi pesaing serius Fauzan Fajri cs. Tim ini dihuni mayoritas pemain-pemain muda. Bahkan, mereka juga sempat berujicoba dengan tim-tim Bundesliga.

Tapi, kubu PSIS juga tak ciut nyali dan berharap Jatidiri kembali memberi tuah  dengan menjadi kuburan bagi Kuda Pegassus. (*)