Home > METRO BERITA > Punya Rumah Dinas Mewah, Hendi Pilih Tinggal di Gang Sempit

Punya Rumah Dinas Mewah, Hendi Pilih Tinggal di Gang Sempit

METROSEMARANG.COM – Setiap kepala daerah pasti memiliki rumah jabatan atau yang lebih dikenal dengan rumah dinas. Hal itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah bahwa salah satu sarana prasarana yang didapatkan oleh masing-masing kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah rumah dinas.

Wali Kota Semarang ngobrol santai di depan rumah pribadinya yang minimalis. Ia justru lebih memilih tinggal di rumah pribadi daripada rumah dinas yang fasilitasnya lebih mewah. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Namun, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, tidak tergiur untuk tinggal di rumah dengan fasilitas yang tentunya lengkap dan mewah serta nyaman tersebut. Dirinya lebih memilih untuk tinggal dalam sebuah rumah yang justeru berada pada gang sempit di tengah perkampungan Kota Semarang.

Rumah itu luasnya hanya sekitar 600m2, berada satu gang dengan rumah milik orang tuanya di daerah Lempongsari, Semarang. Jauh dari kesan mewah, rumah tersebut sejak tahun 2000 dibangun sendiri oleh wali kota yang dua tahun berturut-turut (2013 dan 2014) menerima penghargaan anti gratifikasi dari KPK ini.

Rumah bernuansa Jawa tersebut diakui juga selalu mengingatkannya pada dirinya di masa lalu saat masih bekerja sebagai sales kacamata dan berdagang ikan. “Rumah ini saya bangun dengan perjuangan dari nol, sehingga punya nilai historis yang tidak bisa ditinggalkan,” beber Wali Kota yang akrab disapa Hendi, Minggu (2/4).

Hendi mengaku tidak nyaman jika harus dipaksa menempati rumah dinas Walikota Semarang yang berada di Jalan Abdulrahmansaleh nomor 1. “Saya dibesarkan di wilayah ini, saya dekat tetangga-tetangga saya, kalau pindah di rumah dinas jadi malah sulit disambati. Lebih nyaman disini, pagarnya tidak tinggi,” kata Hendi yang baru saja dinobatkan sebagai Wali Kota Terbaik dalam Pelayanan Publik tersebut.

Samuji, salah satu tetangga mengungkapkan lingkungan tempat tinggalnya menjadi lebih ramai semenjak Hendi menjadi Wali Kota Semarang. “Yang pasti tambah ramai, kan mas Hendi jadi banyak tamunya,” tuturnya.

Namun dirinya mengaku bahwa warga sekitar tidak terganggu dengan hal tersebut. “Tidak terganggu, karena yang datang juga parkirnya tertib, rapi, tidak menutupi jalan,” jelas Samuji. (duh)