Home > METRO BERITA > Pusat Kajian Napak Tilas Mbah Sholeh Darat Didirikan

Pusat Kajian Napak Tilas Mbah Sholeh Darat Didirikan

METROSEMARANG.COM – Komunitas Pecinta Kyai Sholeh Darat (Kopisoda) selama setahun ini telah mengkaji pemikiran Kyai Sholeh Darat dengan membaca karya-karyanya. Bahkan untuk menunjukkan keseriusan membahas tokoh Semarang ini, telah dilakukan pendirian Soleh Darat Center atau Pusat Kajian Kyai Sholeh Darat dengan menggandeng Fakultas Ushuluddin dan Humaniora Walisongo.

Suasana pertemuan rutin bulanan pembahasan napak tilas Kyai Sholeh Darat. Foto: istimewa

Perwakilan pengurus Kopisoda, KH. In’amuzzahidin atau yang biasa disapa Gus In’am mengatakan pusat kajian ini nantinya akan disediakan seluruh kitab karya Kyai Sholeh Darat dan semua pustaka yang berkaitan dengan kiai Sholeh Darat. Pengurus Kopisoda telah menyediakan dua eksemplar dari 13 kitab karya Mbah Sholeh dan dua buku hasil penelitian tentang beliau.

Sekretaris Kopisoda, Muhammad Ichwan menambahkan bahwa banyak aspirasi masuk. Di antaranya, saran dari jama’ah untuk mengadakan pengajian yang bersifatnya permanen di satu tempat. Namun, tak meninggalkan pengajian yang berpindah-pindah ini. Ada juga yang mengusulkan permintaan dari saudara-saudara untuk membuka Kopisoda di kota lain.

“Untuk Pusat Kajian Mbah Sholeh Darat dalam waktu dekat akan kita resmikan. Kita juga membuka diri dengan tangan terbuka bagi jamaah yang ingin mewakafkan karya-karyanya tentang Mbah Sholeh,” papar Gus In’am alumnus pesantren Futuhiyyah, Senin (20/3).

Dalam satu tahun perjalanan Kopisoda ini tercatat dua buku yang mengkaji Mbah Sholeh Darat di antaranya Kyai Sholeh Darat dan Dinamika Politik di Nusantara Abad XIX-XX M karya Taufiq Hakim (2016) dan KH. Muhammad Sholeh Darat Al-Samarani; Maha Guru Ulama Nusantara karya Amirul Ulum (2016).

Kedua penulis inipun aktif dalam grup Kopisoda. Ditambah buku terjemahan atas Kitab Kyai Sholeh Darat juga sudah terbit. Yaitu Matan Al hikam yang di terjemah dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Sahifa pada 2016 lalu.

Dalam waktu dekat Kopisoda akan menerbitkan  buku terjemah juga. Yaitu terjemah kitab Tauhid Tarjamah sabīl al-‘abīd ‘alá jawharāt al-tawḥīd dan tafsir al-Fatihah dari kitab Fayḍ al-raḥmān fī tarjamat tafsīr kalām malik al-dayyān. Terjemahan kali ini akan tetap menjaga bahasa Jawa dengn aksara pegon dan terjemah dalam Bahasa Indonesia. (ade)