Home > METRO BERITA > PW Muhammadiyah Jateng Tak Bisa Cegah Warganya Ikut Demo 212

PW Muhammadiyah Jateng Tak Bisa Cegah Warganya Ikut Demo 212

METROSEMARANG.COM – Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir menyatakan sikapnya terkait demo 2 Desember besok. Tafsir yang saat ini sedang berada di Jakarta dalam acara Muhammadiyah Go Internasional, mengaku tidak menginstruksikan ataupun melarang warganya berpartisipasi dalam Aksi Bela Islam jilid III tersebut.

Ilustrasi
Ilustrasi

“Itu hak konstitusional warga negara, Muhammadiyah juga tidak menginstruksikan warga Muhammadiyah untuk ikut aksi,” beber Tafsir saat telewicara denganĀ metrosemarang.com, Kamis (1/12) siang.

Tafsir mengaku meskipun Muhammadiyah adalah organisasi masyarakat (Ormas), pihaknya tidak bisa menghalangi warga yang ingin ikut aksi. Meski demikian, Tafsir mengkonfirmasi, pada aksi besok ada warga Muhammadiyah Jateng yang akan turut datang.

Pada aksi sebelumnya dari Jawa Tengah ada sekitar 3.000 lebih warga yang ikut ke Jakarta dan menurut data yang didapatnya, tafsir menyampaikan 10 persen dari seluruh massa aksi adalah warga Muhammadiyah. Tetapi ia tidak mengetahui angka pasti dari warga Muhammadiyah Jateng yang akan turun pada aksi 212 besok.

“Yang ikut ada, tapi tidak terorganisir secara struktural, jadi angka pastinya saya kurang tahu,” imbuhnya.

Ia menambahkan, meski tidak diorganisir, namun sejumlah rumah sakit besar Muhammadiyah, sepeti RS Muhammadiyah Tegal, sudah menyiapkan armada dan tenaga untuk memfasilitasi massa. Lebih jauh Tafsir menyayangkan terkait larangan beroperasinya armada yang membawa massa aksi.

“Kita menyayangkan karena itu kan hak konstitusional, tapi aparat juga mungkin memiliki reasoning atau alasan tersendiri,” imbuhnya.

Tafsir juga mengimbau pada warga Muhammadiyah jika akan ikut aksiĀ  tidak anarkis serta berhati-hati agar tidak ada susupan dari kelompok-kelompok tertentu yang tidak bertanggung jawab. Ia sendiri belum memastikan akan ikut aksi atau tidak meskipun saat ini dirinya sedang di Jakarta.

“Saya belum bisa pastikan ikut atau tidak, tapi semoga jika ada warga Muhammadiyah yang ikut aksi dapat tetap menjada kerukunan selama aksi dan tidak amarkis,” pungkasnya. (vit)

Tinggalkan Balasan