Home > METRO BERITA > Rabu, Bina Marga Negosiasi Harga Lahan Underpass Jatingaleh

Rabu, Bina Marga Negosiasi Harga Lahan Underpass Jatingaleh

Negosiasi harga lahan underpass Jatingaleh akan dilakukan pada Rabu (10/12). Foto Metrosemarang/MS-06
Negosiasi harga lahan underpass Jatingaleh akan dilakukan pada Rabu (10/12). Foto Metrosemarang/MS-06

SEMARANG – Proses pembebasan lahan proyek underpass Jatingaleh memasuki babak baru. Hasil penghitungan harga tanah oleh tim appraisal telah keluar. Dinas Bina Marga Kota Semarang juga telah menjadwalkan negosiasi harga dengan warga yang terkena dampak proyek.

Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang Iswar Aminudin mengatakan, negosiasi bersama warga akan dilakukan pada hari Rabu (10/12) besok. Diharapkan negosiasi bisa berjalan lancar karena akhir tahun ini pembebasan lahan harus sudah selesai.

‘’Untuk (pembebasan lahan) Jatingaleh, akhir tahun ini harus sudah selesai dengan melakukan pembayaran. Tahapan hingga sekarang penyusunan harga dari appraisal sudah selesai, dua hari ke depan akan kita sampaikan nilai appraisal kepada warga,’’ terangnya, Senin (8/12).

Disinggung mengenai nilai ganti rugi, Iswar enggan membeberkan. Karena menurutnya dapat menimbulkan persoalan. Nominal ganti rugi akan disampaikan oleh P2T (Panitia Pengadaan Tanah) saat sosialisasi bersama warga Rabu besok.

Pihaknya berharap warga bisa mendukung pembangunan underpass Jatingaleh demi kepentingan umum ini.‘’Tahun ini pembebasan harus sudah tuntas, karena pemerintah pusat sudah menganggarkan, dan kita sudah mendapatkan surat pemberitahuan dari pusat, yang isinya kita diminta menggelar koordinasi terkait dengan pemindahan utilitas di sepanjang lokasi proyek,’’ terangnya.

‘’Dengan pemindahan utilitas tersebut maka dapat memperlancar pembangunan fisik yang dilaksanakan 2015 mendatang,’’ imbuhnya.

Data Dinas Bina Marga tercatat ada sekitar 60 bidang tanah warga yang harus dibebaskan. Pihaknya tetap melakukan antisipasi apabila nanti pembebasan lahan ini molor. Karena itu telah menganggarkan dana sekitar Rp 5 miliar pada APBD 2015 yang telah disahkan. (MS-13)