Home > METRO BERITA > Ratusan Buruh PT Gentong Gotri Tuntut Pembayaran THR

Ratusan Buruh PT Gentong Gotri Tuntut Pembayaran THR

image

SEMARANG – Ratusan karyawan PT Gentong Gotri di Kawasan Industri Gebangsari, Kelurahan Gebang Anom, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, melakukan aksi demo menuntut pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Aksi tersebut dilaksanakan di pabrik perusahaan setempat pada Kamis (24/7/2014).

Para karyawan menuntut agar perusahaan membayarkan THR penuh satu kali gaji. Hingga kemarin THR yang dinilai menjadi hak karyawan itu belum diberikan. Perusahaan memang menjanjikan akan membayarkannya segera, namun hanya sebesar 40% dari nilai gaji.

Hal itu ditolak oleh para karyawan, yang tetap menuntut THR harus satu kali gaji. Besarnya gaji adalah sesuai dengan UMK Kota Semarang. Alasan para karyawan tetap menuntut satu kali gaji, karena sebelumnya pihak perusahaan yang melakukan kegiatan sebagai produsen rokok itu sudah berjanji akan memberikannya yaitu satu kali gaji.

‘’Perusahaan selalu berbelit-belit saat ditagih janjinya, dan malah menyatakan akan memberikan THR tapi tidak penuh dan hanya 40% saja,’’ kata koordinator aksi Suroto.

Para karyawan pada awalnya hanya duduk-duduk saja di halaman pabrik. Namun setelah perwakilan mereka yang berunding dengan pihak perusahaan menyatakan perusahaan tetap pada keputusanya, maka para karyawan pun menjadi kesal.

Demo yang awalnya berjalan tenang, pun menjadi nyaris terjadi ricuh saat ratusan karyawan tersebut berusaha menduduki kantor perusahaan di lantai dua. Mereka berusaha merangsek dan memaksa hendak bertatap muka langsung dengan pimpinan perusahaan.

Para karyawan yang dihadang petugas kepolisian saat akan naik ke lantai dua, tidak terima dan terus memaki petugas dan pimpinan perusahaan. Petugas kepolisian berusaha menjelaskan bahwa pihak perusahaan telah berjanji akan memberikan THR. Setelah sempat adu mulut, para karyawan pun akhirnya terpaksa turun dari tangga dan tidak jadi menduduki kantor.

Para karyawan mengancam, akan terus melakukan aksi demo dan berusaha menduduki kantor perusahaan, jika hak THR satu kali gaji mereka tidak dipenuhi. Menurut para karyawan, selain belum memberikan THR, perusahaan juga telah merumahkan sekitar 300an karyawan tanpa kejelasan.

Salah satu pihak perusahaan yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, pihaknya sebenarnya akan segera memberikan THR kepada para karyawannya tersebut. Tapi memang tidak satu kali gaji, tapi hanya 40%. Hal itu karena kondisi perusahaan yang sedang tidak bagus. (MS-13

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link