Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Ratusan Warga Kendal Meninggal akibat HIV/AIDS

Ratusan Warga Kendal Meninggal akibat HIV/AIDS

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 177 orang di Kabupaten Kendal meninggal akibat terinveksi HIV/AIDS. Angka tersebut berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan kabupaten setempat sejak 2000 atau 16 tahun silam.

Foto: ilustrasi HIV/AIDS
Foto: ilustrasi HIV/AIDS

Selama kurun waktu dua windu, tercatat penderita HIV ada sebanyak 355 orang dan penderita AIDS sebanyak 247 orang. Dari jumlah itu, 177 orang yang telah meninggal dunia akibat penyakit mematikan tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Widodo Moh Sutomo melalui Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit, Ariani Wardiati mengatakan, pada tahun 2016 hingga bulan Agustus  ini ditemukan ada sebanyak 64 orang penderita HIV/AIDS. Mereka terdiri dari 23 orang penderita HIV dan 41 orang penderita AIDS.

“Akibat penyakit itu, tercatat sudah ada yang meninggal sebanyak 25 orang. Mungkin bisa lebih banyak lagi. Sebab, kebanyakan penderita HIV/AIDS yang melakukan pemeriksaan sifatnya sukarela dan tidak boleh dipaksa,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan dari data sebaran umur, jumlah penderita HIV/ADIS didominasi rata-rata usia 25 hingga 49 tahun. Sedangkan profesinya rata-rata berasal dari PSK, ibu rumah tangga dan wiraswasta. Ironisnya, kalangan ibu rumah tangga berada di peringkat teratas penderita HIV/AID, yakni mencapai 68,29 persen.

Sebagai antisipasi penularan HIV/AIDS, lanjut Ariani, Pemerintah Kabupaten Kendal telah membuat Perda No 15 tahun 2013 tentang Pengendalian HIV/AIDS. Perda tersebut sudah ditindaklanjuti dengan Perbup Nomor 68 tahun 2015 tentang petunjuk dan tata pelaksanaannya.

Sementara menurut Dwi Fatma Rosdiana selaku Pengelola Program pada Kader Peduli AIDS (KPA) Kendal, mengatakan banyaknya jumlah perempuan yang diketahui sebagai ODHA ini dikarenakan mereka lebih memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap pemeriksaan kesehatan dibandingkan kaum pria.

Untuk menjaga dan memantau keberadaan ODHA, pihaknya berusaha membentuk Warga Peduli AIDS (WPA) atau Kelompok Dukungan Sebaya (KDS), yang dilakukan atas kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kendal (DKK). Pembentukan WPA sendiri, lebih dikonsentrasikan pada daerah-daerah yang pernah ditemukan kasus tersebut. Kegiatan sosialisasi juga terus dilakukan KPA Kendal, guna menekan angka HIV/AIDS. (metrojateng.com/MJ-01)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link