Home > METRO BERITA > Rayakan Hari Dharma Karyadhika, Napi Ambarawa Pajang Miniatur Tank

Rayakan Hari Dharma Karyadhika, Napi Ambarawa Pajang Miniatur Tank

METROSEMARANG.COM – Untuk menyemarakkan Hari Dharma Karyadhika pada 2016, Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali menggelar ajang Legal Expo di Semarang. Kali ini, beberapa narapidana di lembaga pemasyarakatan (Lapas) turut serta memajang karyanya di tiap ruang pamer.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Metrosemarang.com memantau terdapat puluhan stand yang memajang belasan karya para narapidana. Namun, sebuah miniatur tank rupa-rupanya mampu menyedot perhatian para pengunjung.

“Ini miniatur tank yang dibuat narapidana di Lapas Klas IIA Ambarawa yang sangat diminati pembeli,” ungkap Agus Setiawan, Pengawas Bagian Kerja Lapas Klas IIA Ambarawa, Selasa (25/10).

Ia mengaku miniatur tank itu hanya dibuat dalam kurun waktu seminggu. Menurutnya tank warna hijau tua tersebut dibuat dari daur ulang kardus bekas dan pada ajang Legal Expo dibanderol seharga Rp 150 ribu.

Tak hanya itu saja, katanya. Ia juga memajang karya unik lainnya yakni dua miniatur tentara lengkap dengan kendaraannya. Baginya, kualitas kerajinan milik para narapidana punya daya saing tinggi di pasaran sehingga tak bisa lagi dipandang remeh oleh publik.

“Dan harganya memang murah-murah mulai Rp 20 ribu-Rp 150 ribu. Kalau yang mainan tentara ini dibuat dari kain yang dililitkan benang dan direkatkan dengan lem. Sangat mudah tapi kita kerap kali diremehkan oleh orang luar,” ujarnya.

Saat Legal Expo berlangsung mulai hari ini hingga esok hari, perwakilan Lapas Klas IIA Ambarawa memajang 13 jenis produk kerajinan. Semuanya dibuat manual dan dijual terbatas.

Ia ingin menumbuhkan keterampilan narapidana agar dapat survive ketika menghirup udara bebas nanti. “Jadi jangan lagi memandang miring kita yang bekerja di dalam penjara,” kata Agus.

Sementara Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng dan Yogyakarta Bambang Sumardiyono menjelaskan semua karya yang ada di pameran itu punya nilai jual tinggi serta jadi salah satu produk unggulan di tiap lapas.

Dalam ajang Legal Expo 2016 diikuti dinas-dinas terkait dan pihak kejaksaan di Jawa Tengah. Ia pun menginginkan tiap tahun masyarakat agar sadar hukum. (far)