Home > METRO BERITA > Rebutan PK, Pemuda Ini Babak Belur Dihajar Dua Pria

Rebutan PK, Pemuda Ini Babak Belur Dihajar Dua Pria

METROSEMARANG.COM – Gara-gara menyewa pemandu karaoke (PK) freelance, Cahya Adi Purnama (25) menjadi korban penganiayaan oleh dua orang tak dikenal, Senin (8/8) dini hari. Akibatnya, dia mengalami sejumlah luka benjol di kepala, mata sebelah kanan lebam, hingga terjadi penggumpalan darah di dekat paru-paru.

Korban penganiayaan saat melapor di Polrestabes Semarang. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Korban penganiayaan saat melapor di Polrestabes Semarang. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Petaka yang dialami Cahya bermula saat dia diajak kelima temannya ke tempat hiburan Virgo Karaoke di Jalan MT Haryono, Minggu (7/8) sekitar pukul 22.30. Ia pun akhirnya menyusul temannya yang sudah berada di lokasi dengan mengendarai sepeda motor. Sesampainya di tempat tersebut, kelima temannya masing-masing sudah punya PK sendiri-sendiri.

Cahya yang datang belakangan akhirnya dicarikan PK oleh teman-temannya hingga akhirnya mendapat PK freelance karena di tempat tersebut PK hanya ada lima orang. Setelah memanggil PK freelance mereka pun asyik bernyanyi hingga sekitar pukul 02.30 pria tak dikenal datang ke ruang karaoke dan berusaha merebut PK freelance yang sudah ia sewa.

“Yang nyari PK teman saya, setelah dapat, lalu kita nyanyi bareng,” kata warga Muktiharjo Lor, Genuk itu saat melapor di Mapolrestabes Semarang, Senin (8/8).

Cahya dan pria tersebut akhirnya terlibat adu mulut hingga ke lokasi parkir. Saat itulah, korban dikeroyok oleh pelaku dan seorang temannya. “Sebelum dipukuli mereka bilang ‘Kowe reti rak iki bocahe bosku’,” katanya menirukan ucapan pelaku.

Saat terjadi penaniayaan, kelima temannya pergi dengan mengendarai mobil. Ia pun berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah Jalan Dr Cipto.

Cahya juga mengaku sempat mendengar kalau ia diteriaki maling. Tak hanya itu, ia juga mendengar tiga kali letusan yang diduga berasal dari senjata api. “Nggak tahu siapa yang mengeluarkan suara (tembakan)  itu,” ucapnya. (din)