Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Redam Agresivitas The Young Army, Ini Strategi Bhayangkara U-21

Redam Agresivitas The Young Army, Ini Strategi Bhayangkara U-21

METROSEMARANG.COM – Agresivitas PS TNI U-21 menjadi salah satu fokus perhatian pelatih Bhayangkara U-21, Nova Arianto. Skuat berjuluk The Young Army itu dinilai memiliki kolektivitas yang cukup bagus, dengan dukungan kedua sisi sayap yang sangat mobile.

Kecepatan Rendi Pradana dibutuhkan Bhayangkara U-21 untuk meneror pertahanan The Young Army. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Kecepatan Rendi Pradana dibutuhkan Bhayangkara U-21 untuk meneror pertahanan The Young Army. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Jelang pertemuan kedua timnya melawan PS TNI, Minggu (2/10) mendatang, Nova Arianto justru melontarkan pujian kapada kubu lawan. Menurutnya, skuat racikan Mayor CPM Miftahudin itu bakal lebih berbahaya ketimbang saat mereka tampil di Semarang, beberapa waktu lalu.

“PS TNI pasti akan sangat agresif, apalagi mereka tampil di kandang sendiri. Bagaimanapun, Bhayangkara FC sudah siap untuk pertandingan Minggu besok,” kata Vava, sapaan akrabnya, Jumat (30/9).

Mantan pembesut Madiun Putra ini menegaskan tak akan melakukan perlakuan khusus terhadap pemain lawan. Vava menginginkan anak asuhnya bisa bermain secara kolektif sebagai sebuah tim. “PS TNI punya pemain-pemain sayap yang sangat cepat, begitu juga dengan striker mereka. Yang pasti, saya tak ingin anak-anak kehilangan konsentrasi, terutama di awal pertandingan,” imbuhnya.

Namun, bukan berarti Vava akan begitu saja membiarkan gawang Awan Setho dibombardir pasukan The Young Army. Dia juga sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam agresivitas Thoifatul Wakid cs.

Dalam latihan terakhir di Stadion Citarum, Kamis (29/9) sore, Teuku Muhammad Ichsan dkk digenjot dengan materi counter attack dan transisi bertahan ke menyerang. Vava pun berulang kali mengingatkan anak buahnya agar jangan sampai kehilangan momentum saat mendapat kans menekan pertahanan lawan.

“Kami sangat paham dengan kekuatan PS TNI. Tentunya kami tak akan gegabah melakukan serangan secara frontal untuk mengimbangi mereka. Saya akan instruksikan pemain agar mereka lebih sabar sambil menunggu kans melakukan counter attack,” tegasnya.

Pelatih 38 tahun ini berharap pada kecepatan Rendi Reovaldo Pradana dan Rio Pradana Putra untuk mengalirkan serangan dari kedua sayap untuk mendukung kinerja Irawan Rizky Anggoro yang berperan sebagai target man. “Asal anak-anak bisa mengontrol emosi, saya optimis kami bisa mencuri poin di Cibinong,” imbuhnya.

Pada kesempatan sebelumnya, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono yang juga Deputi Teknik dan Operasional Bhayangkara FC juga mengingatkan agar anak asuh Nova Arianto bisa meredam emosi. “Kuncinya pada ketenangan dan fokus. Meski di laga nanti diprediksi akan banyak tekanan dari suporter lawan, saya yakin poin bisa diambil asalkan anak-anak tidak terpancing dengan tempo yang dikembangkan lawan,” ujarnya.

Bagi Bhayangkara muda, laga melawan PS TNI akan membuka putaran kedua Indonesia Soccer Championship (ISC) U-21. Pertandingan tersebut bakal digelar di Stadion Pakansari Cibinong, Minggu (2/10) sore. Pada pertemuan pertama di Stadion Jatidiri, Sabtu (10/9) silam, kedua tim harus mengakhiri pertandingan dengan skor 1-1.

Skuat Bhayangkara U-21 dijadwalkan bertolak ke Cibinong pada hari ini, Jumat (30/9) dengan memboyong 18 pemain, minus kapten Heri Setiawan yang harus menepi karena hukuman akumulasi kartu. (twy)