Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Regu Jaka Tingkir Diklaim Atasi Gangguan Listrik Super Cepat

Regu Jaka Tingkir Diklaim Atasi Gangguan Listrik Super Cepat

METROSEMARANG.COM – PT PLN Distribusi Jawa Tengah dan Yogyakarta mulai awal tahun ini membentuk regu Jaka Tingkir yang akan dikerahkan untuk mengatasi gangguan listrik dengan kecepatan waktu hanya 2 jam.

Regu Jaka Tingkir disiapkan untuk mengatasi gangguan listrik di Jateng DIY. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Nasri Sebayang, Direktur Regional Jawa Bagian Tengah PT PLN bahkan mengklaim tim yang punya anggota mayoritas anak muda ini mampu menyelesaikan gangguan listrik lebih cepat dibanding petugas lainnya.

“Sementara ini, kita punya 60 tim Jaka Tingkir yang ditopang dua truk tangga setinggi kurang lebih 6 meter untuk menjangkau gardu listrik yang rusak,” kata Nasri usai menjajal kehandalan mobil tangga tersebut, Senin (9/1).

Nasri menyatakan keberadaan regu Jaka Tingkir ini dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat Jateng. Di Indonesia, PLN punya regu reaksi cepat, yakni satu di Jawa Barat dan hari ini dibentuk di Jawa Tengah dan DIY.

“Ini penting sekali kita bentuk tim Jaka Tingkir agar setiap ada gangguan maka dapat diselesaikan dengan cepat,” katanya.

Regu Jaka Tingkir merupakan singkatan dari Jaga Keandalan Tingkatkan Kualitas dan Intergitas Resources.

Dilain pihak, Hardian Sakti Laksana, Deputi Manajer Komunikasi Bina Lingkungan PLN Jateng dan DIY menyebut regu reaksi cepat itu terdiri dari pegawai terlatih dan cepat bergerak mengatasi listrik.

Selain itu, perseroan juga punya pasukan PDKB atau Pasukan Dalam Keadaan Bertegangan yaitu pasukan PLN yang bekerja memelihara jaringan tanpa perlu pemadaman listrik.

PDKB Sentuh Langsung dalam pekerjaannya lebih cepat dibanding dengan PDKB dengan metode berjarak dan pekerjaan menjadi lebih mudah dilakukan disamping waktu lebih cepat personil juga lebih sedikit.

Dengan regu reaksi cepat itu, ia berharap mampu meningkatkan pelayanannya bagi pelanggan dengan mengurangi pemadaman akibat pemeliharaan terencana. (far)