Home > METRO BERITA > Revitalisasi Pasar Peterongan Butuh Rp 30 Miliar

Revitalisasi Pasar Peterongan Butuh Rp 30 Miliar

Revitalisasi Pasar Peterongan akan dilakukan pada 2015 mendatang. Foto Metrosemarang
Revitalisasi Pasar Peterongan akan dilakukan pada 2015 mendatang. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berencana merevitalisasi Pasar Peterongan pada tahun 2015 mendatang. Anggaran kebutuhan untuk revitalisasi pasar tersebut telah dialokasikan pada RAPBD 2015 sebesar Rp 30 miliar.

Kepala Dinas Pasar Kota Semarang Trijoto Sardjoko mengatakan, pihaknya sudah mensosialisasikan kepada para pedagang terkait rencana revitalisasi pasar. Kondisi Pasar Peterongan sekarang ini sudah tidak representatif untuk menampung banyak pedagang. Sehingga banyak pedagang yang memilih berjualan di pinggir jalan di luar pasar.

Tempat relokasi sementara bagi para pedagang ketika revitalisasi berjalan, sudah dipikirkan yakni persis di belakang Pasar Peterongan. ‘’Di belakang Pasar Peterongan kan sudah ada pasar inpres. Jadi, nanti bisa digunakan pedagang untuk berjualan sementara saat ada revitalisasi,’’ katanya.

Ia menargetkan, proses revitalisasi Pasar Peterongan bisa diselesaikan dalam satu tahun anggaran. Strukturnya berupa bangunan berlantai dua.Diharapkan anggaran sebesar Rp30 miliar bisa disetujui oleh dewan dan disahkan. Kemudian secepatnya bisa dilakukan proses lelang dan pembangunan.

Trijoto menegaskan, belum lama ini pihaknya sudah bertemu dengan perwakilan para pedagang. Kurang lebih ada sekitar 40 pedagang yang hadir dalam sosialisasi, yang mewakili semua kelompok jenis barang dagangan.

Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang Danur Rispriyanto mengatakan, pihaknya akan menyetujui rencana penganggaran untuk kegiatan revitalisasi Pasar Peterongan tersebut. Sebab, rencana revitalisasi itu sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah. Setiap tahun harus dilakukan revitalisasi dua pasar.

Namun dia memberikan catatan, berdasarkan pengalaman revitalisasi pasar-pasar sebelumnya yang sering molor. Ia mengingatkan agar sebaiknya revitalisasi Pasar Peterongan dilakukan dalam satu tahun anggaran. Tidak lagi dilakukan secara bertahap karena nanti akan terjadi molor lagi. (MS-13)