Home > METRO BERITA > RSUD Kota Semarang Gratiskan Operasi Katarak

RSUD Kota Semarang Gratiskan Operasi Katarak

METROSEMARANG.COM – RSUD Kota Semarang menggelar operasi katarak dan pelayanan Keluarga Berencana (KB) secara gratis bagi masyarakat umum dari mana saja yang bisa mengakses layanan rumah sakit, Minggu (4/12). Jika operasi katarak secara mandiri biayanya mencapai sebesar Rp 5 juta.

Dirut RSUD Kota Semarang Susi Herawati berbincang dengan beberapa peserta operasi katarak yang sebagian berasal dari Mranggen, Demak, Minggu (4/12). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh
Direktur RSUD Kota Semarang Susi Herawati berbincang dengan beberapa peserta operasi katarak yang sebagian berasal dari Mranggen, Demak, Minggu (4/12). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Asmi, nenek asal Mranggen, Kabupaten Demak, salah satu warga yang memanfaatkan kesempatan ini. Ditemani anaknya, Asriah, raut wajahnya terlihat bahagia saat antre di barisan kursi tunggu ruang operasi mata RSUD Ketileng.

Sebelumnya Asmi pernah melakukan operasi katarak tapi penyakitnya kambuh lagi sejak setahun terakhir. Ia mengaku sering merasakan sakit kepala sehingga sangat mengganggu aktifitasnya sehari-hari dan harus sering kontrol ke rumah sakit.

‘’Saat kontrol di rumah sakit ini dokternya menawari untuk diikutkan operasi katarak gratis. Ya kami langsung mau karena sangat membantu,’’ kata Asriah, yang selalu mendampingi ibunya ke rumah sakit.

Direktur RSUD Kota Semarang, Susi Herawati menyebutkan operasi katarak dan pelayanan KB gratis ini merupakan bhakti sosial rangkaian HUT ke-26 RSUD. Setelah mendapat predikat lulus Akreditasi Paripurna rumah sakitnya memiliki tantangan baru untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

‘’Salah satunya bakti sosial memberikan pelayanan operasi katarak dan Pelayanan KB secara gratis tanpa memandang status siapa saja masyarakat yang bisa mengakses kami,’’ ungkap Susi.

Disebutkan, jika ingin melaksanakan operasi katarak di RSUD Kota Semarang secara mandiri, biaya yang mesti dikeluarkan pasien mencapai Rp 5 juta. Karena rumah sakit ini telah menggunakan Integreted Operastion Theatre System (IOTS), yang hanya dimiliki RSUD Kota Semarang secara Nasional. (duh)