Home > METRO BERITA > Sosialita > Rukardi: Perjuangkan Gedung Bersejarah Menjadi Cagar Budaya

Rukardi: Perjuangkan Gedung Bersejarah Menjadi Cagar Budaya

Rukardi. Foto: Metro Semarang/Ade Lukmono
Rukardi. Foto: Metro Semarang/Ade Lukmono

Sudah dua setengah tahun Rukardi bergabung bersama Komunitas Pegiat Sejarah Semarang. Dari sana dia mendapatkan beberapa fakta yang belum terkuak sebelumnya.

“Orang-orang biasanya hanya tahu bahwa Semarang adalah kota niaga, padahal lebih dari itu,” ujarnya. Menurutnya, Semarang merupakan kota di mana tonggak pergerakan nasional berasal.

Dia mencontohkan, Sarekat Islam Semarang yang kiprahnya sampai dunia internasional. Dengan membaca literatur sejarah dari koran dan sumber-sumber yang dibuat buku, dia dan dan teman-temannya tidak hanya ingin mempelajari sejarah.

“Kami juga melakukan advokasi pada gedung-gedung bersejarah untuk dijadikan cagar budaya,” kata dia.

Salah satu gedung yang sudah diresmikan sebagai cagar budaya adalah gedung Sarekat Islam pada Februari 2014 lalu. (ade)