Home > METRO BERITA > Sabet Penghargaan Haornas, Hendi ‘Kalahkan’ Peraih Emas Olimpiade

Sabet Penghargaan Haornas, Hendi ‘Kalahkan’ Peraih Emas Olimpiade

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berhasil menyabet penghargaan bergengsi saat menghadiri perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) di Alun-alun Boyolali, pada hari ini Jumat (9/9). Di sisi lain, pebulutangkis Tontowi Ahmad justru tak mendapat apresiasi dari Pemprov Jateng.

Bupati Mustofa menyerahkan dua unit Yamaha NMax kepada Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Kamis (1/9). Foto: istimewa
Bupati Mustofa menyerahkan dua unit Yamaha NMax kepada Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Kamis (1/9). Foto: istimewa

Ironis. Satu kalimat itu pantas ditujukan bagi Tontowi Ahmad yang baru saja menggondol medali emas Olimpiade Rio 2016 di Brasil. Betapa tidak, tatkala namanya melambung di jagad bulutangkis dunia, Owi, panggilannya justru tak mendapat penghormatan sama sekali saat Hari Olahraga Nasional (Haornas) dirayakan, pada Jumat (9/9).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jateng, Budi Santoso, mengatakan Pemprov Jateng memang tak memberi apresiasi bagi putra kebanggaan Banyumas itu dengan alasan yang bersangkutan sudah banyak mendapat hadiah dari pemerintah pusat maupun instansi swasta.

“Sempat ada rencana ngasih buat Owi. Tapi, batal karena Owi sudah dapat hadiah dari mana-mana,” akunya.

Fakta ini tentunya mengejutkan bagi insan olahraga di Tanah Air. Pasalnya, Owi bersama Lilyana Natsir baru saja meraih emas dan menjadi juara satu dunia, ganda campuran bulutangkis di
Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Budi bilang sejauh ini Owi belum mendapat hadiah apapun dari Pemprov Jateng atas jasanya mengharumkan nama bangsa Indonesia. Ia berdalih penghargaan Haornas hanya diberikan buat kepala daerah yang konsisten membina prestasi atlet di daerahnya.

“Bentuknya piagam dan plakat. Salah satunya akan diserahkan kepada Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi atas keberhasilannya mempertahankan prestasi dalam berbagai event,” bebernya.

Atas kondisi ini, Owi berarti harus menelan pil pahit karena pemerintah daerah abai terhadapnya. Sebelumnya, ia memang digelontor berbagai hadiah dari PB Djarum Rp 5 miliar yang dibagi dengan Butet, sapaan Liliyana Natsir.

Lalu, Djarum Foundation memberinya pula rumah di Graha Padma, dan uang Rp 1,5 miliar ditambah televisi Polytron.

Sementara, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dinilai berhasil dalam membina prestasi para atlet di daerah. Tak hanya itu saja, Hendi juga mampu memajukan atlet berprestasi dalam ajang di tingkat pelajar maupun umum.

“Salah satu indikator keberhasilan Semarang adalah tampil sebagai
juara Popda enam tahun berturut-turut. Bahkan, mereka bisa tampil jadi juara umum di Porprov. Makanya, Pak Hendi patut diganjar penghargaan saat Haornas hari ini,” kata Budi Santoso. (far)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link