Home > METRO BERITA > Sah jadi Anggota KONI Kota Semarang, Arung Jeram dan Barongsai Diusulkan Masuk Porprov 2018

Sah jadi Anggota KONI Kota Semarang, Arung Jeram dan Barongsai Diusulkan Masuk Porprov 2018

METROSEMARANG.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang akan merekomendasikan barongsai dan arung jeram bisa dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2018 mendatang. Kedua induk organisasi olahraga tersebut juga baru saja memeroleh pengesahan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Kota Semarang 2017 di Hotel Noormans, Jumat (2/6) malam.

RAT KONI Kota Semarang 2017 di Hotel Noormans, Jumat (2/6). Foto: metrosemarang.com

Menurut Sekretaris Umum KONI Kota Semarang, Yuswo Supadmo, Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) dan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Semarang dinilai memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan organisasi. Keduanya juga memiliki organisasi dari tingkat nasional hingga daerah.

Bahkan, kata dia, arung jeram sudah dipertandingkan dalam eksibisi PON XIX Jawa Barat 2016. “Sebelum ini, keduanya juga sudah mengajukan permohonan resmi untuk menjadi anggota KONI Kota Semarang. Sehingga dalam RAT keduanya bisa disahkan sebagai anggota KONI Kota Semarang,” kata Yuswo usai memimpin rapat.

Selain itu, lanjutnya, baik FAJI maupun FOBI sudah mempunyai kepengurusan di tingkat Kota Semarang. Dengan demikian, keduanya sudah melengkapi administrasi organisasi dan surat keputusan (SK) kepengurusan.

Selanjutnya, KONI Kota Semarang mengusulkan agar kedua cabor baru tersebut bisa dipentaskan di Porprov Jateng 2018 yang rencananya berlangsung di Solo. Pihaknya berharap KONI Jateng secepatnya memberi kejelasan apakah arung jeram dan barongsai bisa masuk dalam ajang olahraga multievent itu.

”Hal ini terkait pemberian anggaran untuk TC cabor pada 19 Juni ini. Termasuk insentif bagi seluruh atlet dan pelatih,” tuturnya.

Kota Semarang membidik target juara umum Porprov 2018 sekaligus mempertahankan prestasi serupa di Banyumas, empat tahun silam. “Untuk itu, kami harus bisa meloloskan atlet sebanyak-banyaknya di seluruh cabor yang dipertandingkan di Porprov 2018,” tegas Yuswo.

Selain meresmikan keanggotaan dua cabor baru, KONI Kota Semarang juga masih memertimbangkan tiga cabor lainnya. Yakni Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI), Muaythai dan Yongmoondo Kota Semarang. Untuk FOPI, kata Yuswo, sejauh ini sudah ada rekomendasi. Hanya saja KONI Kota belum menerima permohonan sebagai anggota dari organisasi yang bersangkutan.

Sementara, untuk muaythai dan yongmoondo, secara keorganisasian keduanya masih harus melakukan muskot dulu. Selanjutnya pengkot akan membuatkan rekomendasi ke pengurus provinsi (pengprov) masing-masing. (twy)