Home > METRO BERITA > Sambut Lebaran, KAI Buka Perpustakaan di Lawang Sewu

Sambut Lebaran, KAI Buka Perpustakaan di Lawang Sewu

METROSEMARANG.COM – Menyambut perayaan Idul Fitri 1437 Hijriyah yang tinggal menyisakan dua pekan lagi, PT KAI Daop 4 Semarang tengah bersiap membuka perpustakaan ‘Kereta Api’ di Gedung E Lawang Sewu.

Manager Heritage PT KAI Daop 4 Semarang Sapto Hartoyo mengatakan, pembukaan ruang perpustakaan itu kini telah disetujui oleh Dirjen Pereketaapian Kemenhub di Jakarta. “Kita akan membukanya untuk umum mulai H-3 sampai lebaran usai,” kata Sapto kepada metrosemarang.com, Jumat pagi (24/6).

Pameran foto yang digelar pada Januari 2016 silam jadi daya tarik pengunjung Lawang Sewu. Pada Lebaran tahun ini, PT KAI juga akan membuka perpustakaan di gedung bersejarah tersebut. Foto: metrosemarang.com/dok
Pameran foto yang digelar pada Januari 2016 silam jadi daya tarik pengunjung Lawang Sewu. Pada Lebaran tahun ini, PT KAI juga akan membuka perpustakaan di gedung bersejarah tersebut. Foto: metrosemarang.com/dok

Ia mengatakan, pembukaan ruang perpustakaan itu untuk mendongkrak kunjungan wisatawan di Lawang Sewu. Menurutnya dengan mengunjungi perpustakaan itu, pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan berbagai sarana dan prasarana serta sejarah panjang perekeretaapian di Indonesia.

“Isinya nanti mulai dari blue print Gedung Lawang Sewu yang telah melegenda di Semarang ditambah berbagai literatur sejaran perseroan dari masa ke masa,” jelasnya.

Selain itu, perseroan juga mempersiapkan layanan prima pada obyek wisata kereta uap kuno di Museum Ambarawa. Sapto bilang pada Selasa pekan depan ada tiga lokomotif uap yang akan dicuci beramai-ramai oleh Railfans, komunitas pecinta kereta api. “Mereka akan membantu kami mencuci tiga loko uap dan dua loko disel di Ambarawa,” jelasnya.

Ia berharap dengan upaya itu mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 15 persen dibanding tahun lalu. Lawang Sewu pada hari normal hanya dikunjungi sekitar 2.000-2.500 orang. Tapi ketika akhir pekan jumlahnya naik 5.000 jiwa. (far)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link