Home > METRO BERITA > KULINER > Sate Buntel, Sajian Istimewa di Kota Lama

Sate Buntel, Sajian Istimewa di Kota Lama

image

JIKA Anda sedang berwisata ke Kota Lama, Semarang, mampirlah ke Sate Kambing 29 yang terletak persis di depan Gereja Blenduk.

Warung sate yang satu ini dijamin menyuguhkan masakan spesial kambing yang istimewa. Jika Anda baru pertama kali ke warung ini, cobalah sate buntel. Sate buntel merupakan cincangan daging kambing yang sudah diberi bumbu, lalu dibungkus dengan selaput lemak sebelum dibakar.

Dalam satu porsi, terdapat 2 buah sate buntel yang disajikan dengan kecap manis, lengkap dengan bawang goreng, cabe rawit potong dan tomat. Sate buntel nikmat disantap dengan nasi hangat. Kelebihan sate buntel adalah teksturnya yang lembut dan baunya yang tidak prengus seperti sate lain. Satu porsi sate buntel dibanderol dengan harga sekitar Rp 40 ribu.

Sedangkan bagi Anda yang menyukai jeroan kambing, cobalah memesan sate campur. Dalam seporsi sate campur terdapat sate daging dan sate jeroan, misalnya torpedo, hati, jantung. Sate campur ini dijamin tidak akan alot saat dimakan. Sebab, daging yang digunakan merupakan daging pilihan, yakni berasal dari paha dan punggung kambing, yang memang lebih empuk dibandingkan bagian lain. Seporsi sate campur juga dibanderol dengan harga sekitar Rp 40 ribu.

Proses pembakaran sate dilakukan dengan hati-hati dan masih manual, yakni menggunakan kipas tangan. Tujuannya agar api yang membakar sate tidak terlalu besar maupun terlalu kecil. Sehingga kematangan dan rasanya pun berbeda dengan sate yang dibakar menggunakan kipas angin.

Penasaran sama rasanya? Datang saja ke Sate Kambing 29. Warung ini buka mulai pukul 08.00 hingga 21.00 tiap harinya. (ren)