Home > METRO BERITA > Sebulan Terakhir, Pelanggar Pajak Kendaraan di Semarang Capai 297 Orang

Sebulan Terakhir, Pelanggar Pajak Kendaraan di Semarang Capai 297 Orang

METROSEMARANG.COM – Kantor Unit Pelayanan Pendapatan dan Pemberdayaan Aset Daerah (UP3AD) Samsat III Kota Semarang menyatakan jumlah pelanggar pajak kendaraan bermotor yang dirazia di wilayah kerjanya selama sebulan terakhir telah mencapai 297 orang. Jumlah ini naik pesat apabila dibanding bulan sebelumnya.

Razia pajak kendaraan bermotor yang melibatkan Satpol PP dan polisi di Wonderia, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/dok

“Pada November kemarin, dari delapan kali razia yang kita lakukan, ternyata terdapat 297 pemotor yang kedapatan tidak membayar pajak, jumlahnya kali ini naik pesat dari bulan sebelumnya,” kata Kepala UP3AD Samsat III Kota Semarang Puji Astuti, kepada metrosemarang.com, Kamis (15/12).

Dari penunggak pajak sebanyak itu, kata Puji terdapat 136 orang yang akhirnya memilih membayar di lokasi razia. Untuk total uang yang terbayarkan, menurutnya senilai Rp 36,4 juta.

Lalu, ia melanjutkan masih ada 161 pemotor yang enggan membayar pajak dengan berbagai alasan mulai tidak punya uang maupun kendaraan yang dipakai merupakan pinjaman dari teman.

Untuk temuan tersebut, ia mengaku langsung meminta yang bersangkutan meneken surat perjanjian yang melampirkan nomor telepon. “Biar setiap waktu dapat ditagih pembayaran pajaknya,” jelas Puji.

Sedangkan mulai Desember, ia menyatakan razia pajak kendaraan bermotor terus digencarkan di beberapa ruas jalan raya Semarang.

Ia menduga pelanggarnya justru melesat naik seiring rendahnya kesadaran masyarakat membayar pajak.

“Bulan Desember kita mulai razia di Jalan Ahmad Yani lalu di sejumlah jalan raya lainnya. Sebab kita ingin mengejar target penerimaan pajak 100 persen sampai tutup tahun ini,” tandasnya. (far)