Home > METRO BERITA > Sekolah Tertimbun Longsor, 100 Siswa Permata Hati Diungsikan ke Rumah Warga

Sekolah Tertimbun Longsor, 100 Siswa Permata Hati Diungsikan ke Rumah Warga

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 100 murid taman kanak-kanak Permata Hati Ngaliyan Semarang, langsung diungsikan ke rumah-rumah warga begitu talut penahan tebing Bukit Beringin ambrol, Rabu (28/9) pagi tadi.

Longsor di Bukit Bringin Ngaliyan, Rabu (28/9). Foto: metrosemarang.com/dok basarnas
Longsor di Bukit Bringin Ngaliyan, Rabu (28/9). Foto: metrosemarang.com/dok basarnas

Kepala Kantor Basarnas Semarang Agus Haryono menyebut pemindahan anak-anak TK ke rumah warga itu dilakukan selama dua hari ke depan sambil menanti proses perbaikan bangunan sekolahnya, kelar.

“Kami tetap waspada meski kondisi Ngaliyan udah terkendali, tapi sementara warga yang tinggal di lokasi rawan longsor kami ungsikan dulu termasuk giat belajar-mengajar di TK Permata Hati yang juga dilakukan diluar sekolah selama dua hari ke depan,” kata Agus saat dikontak metrosemarang.com.

Menurutnya selain 100 murid TK, lokasi talut longsor juga ditinggali oleh 40 kepala keluarga di RT 02/III Perumahan Permata Puri Ngaliyan. Warga kini telah diminta bergeser ke rumah-rumah sanak saudaranya atau ke tetangganya yang tinggal ke tempat yang aman.

“Tadi, kita lihat anak sekolah ada yang diungsikan ke kantor pemerintahan terdekat,” ungkapnya lagi.

Ia menjelaskan warga yang tak perlu mengungsi adalah mereka yang berada dalam radius 50 meter dari titik longsor.

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak BPBD Semarang dan pejabat Kecamatan Ngaliyan untuk menangani bencana longsor ini lebih lanjut. “Kita fokus tangani pengamanan dampak longsor susulan di sana,” bebernya. (far)