Home > METRO BERITA > Selundupkan Sabu 97 Kilo, Gembong Narkoba Pakistan Dituntut Vonis Mati

Selundupkan Sabu 97 Kilo, Gembong Narkoba Pakistan Dituntut Vonis Mati

METROSEMARANG.COM – Muhammad Riaz alias Mr Khan, gembong narkoba asal Pakistan yang bersekongkol dengan teman-temannya untuk menyelundupkan narkoba seberat 97 kilogram ke Jepara, akhirnya dituntut hukuman mati.

Selain Mr Khan, Faiq Akhtar dan Kamran Mufakar Malik alias Philip Russel, warga Amerika Serikat juga dituntut vonis mati oleh jaksa penuntut umum Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Mereka menghadiri sidang tuntutan pada hari ini, Kamis (3/11) dalam sesi yang berbeda.

Anggota sindikat penyelundupan sabu di Jepara saat dilimpahkan ke PN Semarang, Juni 2016. Foto: metrosemarang.com/dok
Anggota sindikat penyelundupan sabu di Jepara saat dilimpahkan ke PN Semarang, Juni 2016. Foto: metrosemarang.com/dok

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bondan Subrata dalam sidang tuntutan Mr Khan menyatakan gembong narkoba itu terbukti melanggar pasal 113 ayat 2 jo pasal 132 Undang-Undang 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Keduanya melakukan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana dengan mempoduksi dan mengimpor nakotika. Karenanya, menuntut terdakwa dengan dakwaan subsider dengan pidana mati,” katanya.

“Mr Khan selaku pimpinan jaringan berperan sebagai otak penyelundupan narkoba ke Indonesia,” jelasnya.

Sedangkan Faiq Akhtar, juga dituntut mati lantaran bersekongkol mengimpor sabu seberat 97 kilogram dari China ke Semarang lewat mesin genset  dari Pelabuhan Tanjung Emas. Barang haram itu lalu dikirim ke Jepara.

Perbuatan yang memberatkan terdakwa yakni mengedarkan narkoba ke Indonesia yang mengancam masa depan generasi bangsa Indonesia.

Usai dituntut vonis mati, keduanya langsung keluar menghindari sorotan kamera wartawan. Mereka terlihat terguncang atas tuntutan mati tersebut.

Jadwal sidang selanjutnya pada pekan depan yakni keduanya akan menyampaikan pledoi Selasa, (8/11). (far)