Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Semen Indonesia Beri Bantuan 50 Jamban Sehat di Rembang

Semen Indonesia Beri Bantuan 50 Jamban Sehat di Rembang

METROSEMARANG.COM – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) memberikan bantuan jambanisasi untuk 50 keluarga yang tinggal di kawasan pabrik di Kecamatan Gunem dan Bulu Kab Rembang Jawa Tengah. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan sosial warga yang tinggal di sekitar perusahaan.

Foto: metrosemarang.com/istimewa
Foto: metrosemarang.com/istimewa

Kepala Departemen CSR Semen Indonesia, Wahjudi Heru mengatakan, bantuan berupa jamban diberikan kepada warga di lima desa Kecamatan Gunem dan Bulu. Rinciannya, 42 jamban untuk warga di Kecamaan Gunem serta 8 jamban untuk warga di Kecamatan Bulu.

“Warga yang mendapatkan bantuan jamban sehat itu berada di Desa Kajar, Pasucen, Timbrangan dan Tegaldowo berada di Kecamatan Gunem. Sedangkan bantuan di Kecamatan Bulu adalah Desa Kadiwono. Warga di desa tersebut selama ini memang dikenal masih memiliki perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS),” katanya melalui keterangan tertulis, Senin (3/10).

Penggagas program jambanisasi Desa Kadiwono dan penggerak program kesehatan lingkungan Kecamatan Bulu, Ana Rini Wiharjati mengungkapkan, saat ini sudah ada 8 keluarga yang mendapatkan bantuan jamban di desanya dari PT Semen Indonesia.

“Kami  mengakui, saat ini masih ada sebagian warga di desa yang masih memiliki budaya BABS. Biasanya mereka melakukan aktivitas BABS di sungai desa atau semak-semak sekitar permukiman. Kondisi seperti ini tidak sehat untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebutkan, di Desa Kadiwono total ada 60 keluarga yang masih membutuhkan bantuan jamban. Saat ini masih tersisa 52 keluarga yang butuh batuan karena 8 keluarga sudah mendapatkan bantuan dari PT Semen Indonesia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang, Ali Syofi’i mengungkapkan, saat ini baru ada 91 desa di Rembang yang sudah menyandang status Open Defecation Free (ODF) atau bebas BABS. Dengan demikian, masih kurang 203 desa dan kelurahan yang harus segera mendeklarasikan diri sebagai desa ODF.

“Tahun 2016 ini kami sedang memverifikasi 71 desa/kelurahan yang diusulkan ODF. Rencananya, ada 85 desa terentaskan dari BABS pada tahun ini tercapai,” tegasnya. (*)