Home > Berita Pilihan > Sempat Viral, Begal Belia Ini Akhirnya Diringkus di Bandara

Sempat Viral, Begal Belia Ini Akhirnya Diringkus di Bandara

METROSEMARANG.COM – Seorang begal belia mendadak viral di media sosial setelah aksinya terekam kamera CCTV. Selain merampas ponsel, tersangka berinisial MKA (17) tersebut juga menusuk korbannya, Muhammad Adam Rizqi (18) di depan sebuah warnet di daerah Tlogosari, Semarang, pada Kamis (2/11) lalu.

Pelaku perampasan diamankan Resmob Polrestabes Semarang. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Korban terluka di bagian perut, ada 14 jahitan,” ujar Wakapolrestabes Semarang, AKBP Enriko Sugiharto Silalahi saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Selasa (14/11).

Usai merampas dan melukai, kemudian tersangka kabur meninggalkan lokasi kejadian bersama seorang rekannya, Wawan yang kini masih menjadi DPO.

“Tersangka ini kemudian tertangkap setelah kabur ke Kalimantan selama beberapa hari. Dia ditangkap di Bandara Ahmad Yani Semarang setelah melakukan perjalanan dari Kalimantan melalui jalur udara,” imbuh Enrico.

Dari pengakuan tersangka, ia melakukan tindak kejahatan tersebut setelah pesta miras bersama rekannya, Wawan di Sayung, Kabupaten Demak. Kemudian ia diajak oleh Wawan untuk mencari handphone dengan cara merampas.

“Ya handphone buat dipakai saya sendiri, tapi saya diajak sama Wawan. Saya bawa arit untuk berjaga-jaga. Terus pas mau pergi dia mau ngejar saya, makanya saya keluarkan arit dan saya lukai dia kena di perutnya,” ujar MKA.

Aksi sadis pelaku yang terekam CCTV kemudian menjadi viral di media sosial. Setelah kejadian tersebut, ia sempat kabur ke Kalimantan untuk sembunyi di rumah kakaknya.

Hanya beberapa hari bersembunyi, kemudian tersangka hendak kembali ke rumahnya di Sayung, Kabupaten Demak. Namun sesampai di Bandara Ahmad Yani, Semarang tersangka berhasil diringkus oleh Tim Resmob Polrestabes Semarang pada Sabtu (11/11) kemarin.

Tersangka kini diancam dengan Pasal 368 KUHP atau Pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (fen)

Tinggalkan Balasan