Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Senin Besok, Jokowi dan PM Singapura Resmikan Megaproyek KIK

Senin Besok, Jokowi dan PM Singapura Resmikan Megaproyek KIK

METROSEMARANG.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan menghadiri peresmian megaproyek Kawasan Industri Kendal (KIK) bersama PM Singapura Lee Hsien Loong pada Senin (14/11) besok pagi. Megaproyek prestisius itu ditaksir menelan dana investasi hingga Rp 200 triliun serta mampu menyerap 500.000 pekerja lokal.

Kawasan Industri Kendal akan diresmikan Presiden Jokowi dan PM Singapura, Senin (14/11) besok. Foto: dok metrojateng.com
Kawasan Industri Kendal akan diresmikan Presiden Jokowi dan PM Singapura, Senin (14/11) besok. Foto: dok metrojateng.com

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto menuturkan keberadaan KIK akan jadi opsi terbaik untuk mendongkrak perekonomian nasional, terlebih lagi saat ini pusat industri masih terfokus di Ibukota DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Karena itulah, ia melihat potensi ceruk pasar investasi yang lebih besar pada proyek KIK. Sehingga, nantinya bisa dilakukan pemerataan pertumbuhan ekonomi yang menguntungkan masyarakat sekitar agar mendapat pekerjaan yang lebih banyak.

“Tahap awal akan memanfaatkan pelabuhan Tanjung Emas Semarang untuk mengirim dari KIK ke dataran Singapura,” ungkap Airlangga, di rumah dinas Gubernur Jateng, Minggu (13/11).

Saat ini, katanya setidaknya sudah ada puluhan investor yang mengantre untuk berbisnis di KIK dengan investasi mencapai Rp 4,3 triliun.

Sedangkan bagi pihak PT Jabateka yang membangun KIK bersama bersama Singapura, Sembawang Corporation (Sembcorp) melalui cabangnya, Sembcorp Develompment Indonesia Pte.Ltd, peresmian besok akan jadi kemajuan yang signifikan untuk hubungan bilateral Indonesia dan Singapura.

“KIK akan terintegrasi dengan kawasan Park by The Way yang telah dibangun dengan industri hulu ke hilir,” sahut Direktur PT Jababeka Tbk, Budianto Liman.

KIK, menurutnya dibangun seluas 100 hektare dari total 2.700 hektare. Itu baru proyek awalan. Sebab, nantinya pembangunannya akan diperluas lagi dengan investasi Rp 160-Rp 200 triliun.

Kawasan ini dilengkapi dengan gedung serbaguna untuk menggelar Trade Tourism anda Investment. (far)