Home > METRO BERITA > Sepenggal Kisah Romantis di Balik Operasi Pembebasan Irian Barat

Sepenggal Kisah Romantis di Balik Operasi Pembebasan Irian Barat

METROSEMARANG.COM – Kisah para veteran perang kemerdekaan ternyata tak melulu soal angkat senjata. Ada selipan kisah cinta yang tidak dianggap romantis pada masa itu, tapi menjadi kisah menarik bagi generasi masa kini.

Para veteran perang berbagi kisah dengan siswa SMP 2 Semarang. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri
Para veteran perang berbagi kisah dengan siswa SMP 2 Semarang. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Romantisme di kala perang kemerdekaan itu diungkapkan olehmembawa F. Ngadiman seorang veteran asal Purwokerto, Jawa Tengah di hadapan para siswa SMP Negeri 2 Semarang, Selasa (16/8). Meski sudah sepuh, Ngadiman masih ingat betul dengan kisah percintaan di masa perjuangan pembebasan Irian Barat pada medio awal ’60an. 

“Kami bersembunyi di atas pohon, sampai ada dua teman yang gugur dengan posisi masih di atas pohon,” papar Ngadiman yang disambut teriakan histeris siswa.

Suasana aula SMP N 2 Semarang kemudian berubah riuh saat Ngadiman bercerita tentang surat cintanya yang tak bisa ia kirimkan kepada kekasihnya. “Susah sekali untuk mengirim surat,” ungkap Ngadiman yang langsung disambut gelak tawa para siswa.

Ngadiman juga berkisah tentang bagaimana dia dan teman-temannya harus bertahan di hutan belantara. Mereka terpaksa makan apa saja yang bisa ditemui di hutan. “Kadang bekicot, cacing, isi pohon pisang, apa saja yang bisa kami makan,” imbuhnya.

Iffah Zulva Nugraheni, Ketua OSIS SMP 2 Semarang adalah salah satu dari sekian siswa yang tertarik dengan kisah cinta Ngadiman. Ia sempat mengaku khawatir teman-temannya bosan dengan cerita dari para veteran. Tetapi selipan kisah cinta dalam cerita perjuangan para veteran ternyata mampu membangkitkan gairah teman-temannya.

“Wah iya tadi kan begitu cerita tentang surat cinta, langsung pada heboh,” ungkap dara berjilbab ini.

Perjuangan para pejuang kemerdekaan ini, kata Iffah harus memacu semangat teman-temannya untuk lebih rajin belajar. Seperti para pejuang yang rela mempertaruhkan hidup dan cintanya demi kemerdekaan.

Ngadiman dan empat veteran perang lainnya memang sengaja dihadirkan dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di SMP 2 Semarang. Para pelaku sejarah ini diharapkan bisa membangkitkan semangat nasionalisme bagi para pelajar. (vit)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link