Home > METRO BERITA > Sepi Pelanggan, Tabungan Pekerja Seks Sunan Kuning Menyusut Drastis

Sepi Pelanggan, Tabungan Pekerja Seks Sunan Kuning Menyusut Drastis

METROSEMARANG.COM – Gara-gara sepi pelanggan sejak Januari kemarin, penghasilan ratusan pekerja seks komersial (PSK) di Resos Argorejo Sunan Kuning menurun. Akibatnya, tabungan yang mereka simpan di bank pun ikut menyusut.

Penyuluhan kesehatan PSK di aula Lokalisasi Sunan Kuning. Foto: metrosemarang.com/dok
Penyuluhan kesehatan PSK di aula Lokalisasi Sunan Kuning. Foto: metrosemarang.com/dok

Suwandi Eko Putranto, Ketua Resos SK, mengatakan total tabungan di kompleks resoliasisasi Sunan Kuning sejak awal Januari-November hanya terkumpul Rp 350 juta.

Jumlah relatif sedikit dibanding tahun lalu, karena karena ada beberapa pekerja seks yang ambil tabungan untuk membeli rumah, pengobatan anak sampai mencicil sepeda motor.

“Apalagi di sini situasinya cenderung sepi. Tiap minggu mereka cuma bisa nabung Rp 50 ribu dan paling banyak Rp 1 juta ke rekening BRI. Padahal biasanya mereka menabung minimal Rp 500 ribu seminggu,” ungkapnya kepada metrosemarang.com, Minggu (27/11).

Tarif booking pekerja seks untuk menemani karaoke memang murah. Tiap pelanggan hanya merogoh kocek Rp 60 ribu per jam. Kondisi ini sangat ironis mengingat perputaran uang di Sunan Kuning dalam semalam mencapai ratusan juta.

“Itu belum termasuk pendapatan operatornya,” katanya.

Untuk menghapus stigma pekerja seks di Sunan Kuning, ia menyatakan mulai tahun depan akan meminta anak asuhnya untuk mulai beralih profesi ke usaha lainnya. Terlebih lagi, tiap wisma selama ini kerap mendapat siraman rohani oleh ulama lokal.

“Mulai khotbah tiap malam Rabu Wage, pengajian bareng ibu ibu Muslimat NU sampai mengundang ratusan kyai se Jateng,” bebernya. (far)

Tinggalkan Balasan