Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Serap 1.079 Warga Kendeng, Pabrik Semen Dioperasikan Akhir Tahun Ini

Serap 1.079 Warga Kendeng, Pabrik Semen Dioperasikan Akhir Tahun Ini

METROSEMARANG.COM – Pembangunan Pabrik Semen Gresik di Pegunungan Kendeng Rembang kini sudah mencapai tahap akhir. Pabrik di bawah naungan Semen Indonesia Group itu dijadwalkan beroperasi akhir tahun 2016 mendatang.

Heru Indra Wijayanto Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Heru Indra Wijayanto
Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

Meski dibumbui pro dan kontra, pembangunan pabrik yang menelan investasi sekitar Rp4,45 triliun itu sudah berjalan 31 bulan. Penyelesaiannya sudah berada di angka 94,4 persen.

“Sudah 94,4 persen dari rencana 97 persen. Namun, Q4 (kuartal empat) tahun ini kami siap lakukan uji coba,” kata Head of Engineering and Construction PT Semen Gresik Heru Indra Wijayanto di Rembang, Senin(22/8).

Dikatakan Heru, pabrik semen di Rembang tersebut bakal menjadi pabrik semen tercanggih di Indonesia yang di rancang oleh anak bangsa. Tak hanya itu, 80 persen material dan peralatan pabrik adalah produk lokal sementara sebagian kecil sisanya impor.

Saat awak media dibawa berkeliling ke dalam pabrik, terlihat para pekerja masih sibuk dengan perannya masing-masing. Uniknya, mayoritas pekerja justru berasal dari Kota Rembang. Bahkan, ada ribuan warga dari Ring I (daerah terdekat pabrik) yang digembor-gemborkan menolak pembangunan pabrik menjadi pekerjanya.

“Warga di sekitar pabrik mendukung. Ada sekitar 1.079 orang menjadi pekerja kami,” imbuh Heru.

Setidaknya ada lima desa yang termasuk dalam ring I Pabrik Semen Gresik di Pegunungan Kendeng Rembang, yakni  Desa Tegaldowo, Timbrangan, Pasucen, dan Kajar (Kecamatan Gunem), kemudian Desa Kadiwono (Kecamatan Bulu). Ke depannya, setelah beroperasi, pabrik tersebut akan kembali menyerap tenaga kerja sebanyak 825 orang yang akan diambil dari tenaga lokal. (yas)