Server Terganggu, Peserta UNBK Mendapat Penggantian Waktu

SEMARANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah memberikan kelonggaran waktu bagi para siswa SMP yang mengalami hambatan server komputer selama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) berlangsung. Kepala Disdikbud Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo mengatakan kelonggaran berupa kompensasi waktu bila server komputer tiap peserta terganggu saat ujian berlangsung.

“Memang saat ini ada kendala karena beberapa sekolah mengalami keterlambatan mendownload soal ujian. Tetapi, anak-anak tetap kami beri waktu mengerjakan soal ujian selama 120 menit. Waktu ujian dimulai dari siswa mengerjakan soal. Sehingga, misalnya server eror tiba-tiba, maka timernya juga berhenti. Tetap ada penggantian waktu ujian sesuai molornya pelaksanaan ujian,” kata Gatot saat dihubungi metrosemarang.com, Senin (23/4).

infografik: Efendi / Olah data: Eka Handriana

Baca Juga: Server Terganggu, UNBK SMP Molor

Dengan pola seperti itu, ujar Gatot maka setiap peserta UNBK tidak akan merasa dirugikan selama server eror. Ia mengaku sudah mendapat laporan terkait server komputer yang eror di Semarang dan sekitarnya. Namun, tidak semuanya mengalami kendala tersebut.

“Anak-anak yang UNBK hari ini sudah siap. Mereka sudah diberitahu kalau ada kendala langsung lapor karena di tiap kelas ada guru dan teknisi proktor. Kami sudah cek satu per satu, keliling Semarang untuk mengatasi masalah tersebut,” tegasnya.

Terkait molornya waktu UNBK di wilayah Kabupaten Semarang dan Rembang sampai 30 menit, menurutnya semuanya sudah ditangani dengan pola seperti yang ia sebutkan. Ia menganggap tak masalah molor 30 menit asalkan juga ada koordinasi untuk memberikan penggantian waktu selama 30 menit.

“Biar mereka tidak terganggu dan UNBK berjalan kondusif,” sambungnya. Tahun ini, Disdik mengklaim 67,54 persen siswa SMP ikut UNBK. Angka tersebut naik dibanding pelaksanaan tahun lalu. (far)

You might also like

Comments are closed.