Home > METRO BERITA > Tim Jurnalistik SMA Negeri 8 Soroti Pencemaran Lingkungan di Pesisir Tapak

Tim Jurnalistik SMA Negeri 8 Soroti Pencemaran Lingkungan di Pesisir Tapak

Tim Jurnalistik SMA Negeri 8 Semarang mendengarkan pengarahan saat berkunjung ke kawasan Pesisir Tapak. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Tim Jurnalistik SMA Negeri 8 Semarang mendengarkan pengarahan saat berkunjung ke kawasan Pesisir Tapak. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

METROSEMARANG.COM – Pesisir Tapak di Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang harus berpacu dengan pesatnya pertumbuhan industri. Kawasan di ujung barat Kota ATLAS ini semakin tergerus abrasi maupun limbah-limbah pabrik.

Kawasan Pesisir Tapak dengan segala permasalahannya, ternyata menarik perhatian siswa SMA Negeri 8 Semarang. Mereka mencoba menggali lebih jauh tentang kawasan ekoeduwisata tersebut. Kunjungan pada Sabtu (20/2) sore itu dalam rangka praktik jurnalistik di lapangan.

Sebelum menyusuri Kawasan Tapak, tim jurnalistik SMAN 8 Semarang mendapatkan arahan teknis dari pendamping latihan, Abdul Arif eks wartawan sebuah media di Jawa Tengah. Tim yang terdiri dari sembilan orang itu tampak antusias. Beberapa poin penting dicatat untuk memaksimalkan observasi di lapangan.

Pemberian arahan selesai, tim siap menyusuri kawasan mangrove yang cukup luas itu. Baru melangkah beberapa meter, mereka menemukan sesuatu yang menyita perhatian. Sungai Tapak yang melintas di kawasan tersebut menebarkan aroma tidak sedap. Airnya berwarna hitam pekat. Beberapa anggota tim mengabadikan temuan itu melalui kamera ponselnya.

Tim lalu mencoba menanyakan hal itu kepada sejumlah warga yang dijumpai. Satu anggota tim, Ma’rif menjumpai seorang warga yang sedang memancing. Informasi yang berhasil digali dari warga, air Sungai Tapak ternyata sudah tercemar limbah pabrik. Pencemaran tersebut telah berlangsung sejak lama. Adila yang juga koordinator tim tak luput menanyakan ihwal pencemaran air Sungai Tapak tersebut.

Tim juga mendapatkan penjelasan dari pengelola Kelompok Pemuda Cinta Lingkungan Tapak “Prenjak”, Arifin. Menurut paparan Arifin, pihaknya bersama warga sudah membentuk Paguyuban Kali Tapak. Paguyuban tersebut sudah pernah duduk bersama dengan pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab terhadap pencemaran sungai itu. Namun, hingga kini belum membuahkan hasil.

Diakuinya, pencemaran air sungai tersebut sangat merugikan. Di kawasan Pesisir Tapak, ada sejumlah tambak dengan budidaya ikan bandeng dan udang. Limbah pabrik yang mencemari air sungai disebut berdampak pada produktivitas budidaya ikan di tambak. Peserta pelatihan jurnalistik SMAN 8 Semarang yang mendengarkan paparan itu hanya bisa geleng-geleng kepala.

Pendamping latihan tim jurnalistik SMAN 8 Semarang, Abdul Arif mengatakan, praktik jurnalistik di lapangan untuk memberikan pengalaman riil bagi peserta. Menurut dia, Kawasan Mangrove di Pesisir Tapak sangat bagus sebagai tempat observasi. Selain sebagai kawasan hutan mangrove, Pesisir Tapak juga menjadi tempat budidaya ikan tawar.

“Saya takjub melihat antusiasme peserta pelatihan. Ternyata mereka cukup peka terhadap masalah lingkungan. Hampir semua berita yang mereka tulis menyoroti masalah limbah dan tumpukan sampah di kawasan itu,” kata mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Dasar Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu.

Arif menambahkan, sebelumnya peserta telah mengikuti pendalaman materi jurnalistik selama dua hari di sekolah. Peserta mendapatkan materi tentang jurnalistik dasar: menulis berita, artikel dan fotografi. Jumlah peserta latihan sebanyak 20 siswa perwakilan kelas X dan XI. Dari jumlah itu, hanya sembilan siswa yang bisa ikut terjun di lapangan.

Wakil Kepala SMAN 8 Semarang M Johari mengapresiasi tim jurnalistik yang barus aja dibentuk itu. Dia menyampaikan, pelatihan jurnalistik bagi siswa dalam rangka menghidupkan kembali kegiatan jurnalistik di sekolah. Sebagai tindak lanjut, kata dia, tim jurnalistik akan menerbitkan kembali media sekolah yang sempat vakum selama beberapa tahun terakhir ini. (din)

 

 

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link