Home > METRO BERITA > SMAN 3 Semarang Belum Siap Gelar UN Online

SMAN 3 Semarang Belum Siap Gelar UN Online

Laboratorium komputer SMAN 3 Semarang. Foto Metrosemarang/Achmad Nurseha
Laboratorium komputer SMAN 3 Semarang. Foto Metrosemarang/Achmad Nurseha

SEMARANG – Ujian Nasional (UN) bersistem Computer Based Test (CBT) atau online belum bisa dilaksanakan di SMAN 3 Semarang. Sekolah yang terpilih menjadi salah satu nominasi untuk melaksanakan UN online tersebut masih kesulitan untuk memenuhi persyaratan yang diajukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Wakil Bidang Akademik, Emmy Irianingsih mengatakan, salah satu kendala terbesar adalah jumlah perangkat komputer yang dimiliki sekolah yang berada di Jalan Pemuda tersebut.  Menurutnya, dengan jumlah 437 siswa untuk kelas XII dengan sarana komputer yang dimiliki SMAN 3 Semarang berkisar 90 unit tentu belum memenuhi syarat untuk melaksanakan UN bersistem CBT.

“Karena persyaratannya jumlah komputer harus sebanding dengan jumlah peserta UN. Perbandingannya satu komputer untuk tiga siswa. Jika mengacu persyaratan tersebut, kami harus ada sekitar 146 unit agar bisa melaksanakan UN online,” terangnya.

Emmy menambahkan, persyaratan lain seperti harus memiliki petugas laboratorium dan menyediakan sarana komputer standar Kemendikbud juga perlu adanya persiapan yang matang. Sesuai persyaratan dalam surat nomor 0059/HU/TU/2015 tertanggal 19 Januari 2015 tersebut, diantaranya tersedianya komputer server dan komputer klien di sekolah yang jumlahnya sebanding dengan peserta ujian. Dengan rasio satu komputer untuk tiga peserta.

Komputer server harus dengan spesifikasi minimal berupa desktop atau tower atau PC, bukan laptop. Komputer server menggunakan processor Xeon atau i5, RAM 4 GB, hardisk 250 GB. Serta memakai sistem operasi Windows Server atau Wondows 7 (64 bit). Sekolah juga harus memiliki UPS.

Sedangkan, untuk perangkat client meliputi prosesor Pentium 4, RAM 512 MB, operating system Windows Xp, dan web browser Chrom/Mozilla Firefox/Xambro. Persyaratan lain, jaringan internet harus dengan bandwith minimal 1 mbps dan jaringan lokal (LAN) 1 server maksimal untuk 25 client. “Apabila tidak bisa terpenuhi maka satu server bisa untuk 40 client,” tambah Emmy.

Di Kota Semarang sendiri, ada 10 sekolah yang diajukan untuk melaksanakan UN CBT. Yakni SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMAN 4, SMA Theresiana I, SMA Ksatrian, SMPN 2, SMPN 21, dan SMPN 5. Berdasarkan hasil verifikasi Dinas Pendidikan Kota Semarang, hanya satu sekolah yang menyatakan kesanggupan untuk UN CBT, yaitu SMAN 1. (ans)