Home > METRO BERITA > SMA/SMK Diambil Alih Provinsi, Gaji Guru Honorer Tersendat

SMA/SMK Diambil Alih Provinsi, Gaji Guru Honorer Tersendat

METROSEMARANG.COM – Pengelolaan SMA/SMK oleh pemerintah provinsi belum sepenuhnya berjalan mulus. Belum terbitnya aturan resmi dari gubernur menimbulkan masalah baru. Salah satunya terkait pencairan gaji guru honorer.

Ilustrasi

Meinarni, guru honorer di salah satu SMA Negeri Semarang ini membenarkan jika gaji belum cair. Ia mengaku dalam seminggu hanya mendapatkan jatah mengajar sekitar 7 jam, dengah bayaran Rp 50 ribu per jam pelajaran.

“Katanya pak kepala sekolah, nunggu peraturan gubernur. Pencairannya nunggu itu,” beber wanita yang sudah tiga tahun terakhir menjadi guru honorer, Jumat (6/1).

Teguh Wibowo, Wakil Kepala SMA Negeri 2 Semarang, menuturkan di sekolahnya ada sekitar 10 guru honorer yang bekerja. Guru-guru tersebut hingga kini juga belum menerima gaji karena menunggu keputusan dari Gubernur.

“Sekolah tidak bisa nalangi, takutnya menyalahi aturan. Jadi ya saat ini hanya bisa menunggu keputusan,” tuturnya.

Dirinya berharap nasib guru honorer ini bisa cepat terselesaikan. Sementara untuk gaji guru PNS, tidak ada masalah walaupun pencairannya sempat molor. “Kalau yang PNS kan dianggarkan dari APBN. Kalau yang honorer saat ini kewenangannya di Provinsi,” katanya.

Dihubungi terpisah, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Semarang, Wiharto, gaji guru PNS sudah cair pada Jumat (6/1) kemarin. “Untuk PNS sudah cair hari ini (kemarin Jumat),” ungkapnya. (vit)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link