Home > METRO BERITA > Solidaritas Waria Semarang untuk Korban Pembunuhan di Kebun Tebu Kandri

Solidaritas Waria Semarang untuk Korban Pembunuhan di Kebun Tebu Kandri

METROSEMARANG.COM – Kasus pembunuhan waria di kebun tebu Kandri rupa-rupanya juga menarik perhatian sesama kaum transgender Semarang. Beberapa dari mereka bahkan datang langsung ke Mapolrestabes Semarang untuk menyaksikan lebih dekat pelaku pembunuhan yang tak lain teman kencan korban.

Perwakilan Pewaris memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolrestabes Semarang, Rabu (28/12). Foto: metrosemarang.com

Maya, dari Divisi Hukum dan HAM Persatuan Waria Semarang (Pewaris) mengatakan, kedatangan dia bersama tiga rekannya sebagai bentuk solidaritas sebagai sesama transgender. Meski diakuinya jika korban bukan merupakan anggota Pewaris.

“Saat berita (pembunuhan) itu ramai di media, kami juga sempat syok. Kami juga ikut prihatin dengan peristiwa yang dialami korban, meskipun dia bukan anggota Pewaris,” kata Maya saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Rabu (28/12).

Dia juga mengapresiasi kesigapan polisi dalam mengungkap kasus ini, sehingga pelaku berhasil ditangkap. “Kami juga mengimbau agar teman-teman lebih waspada saat beraktivitas di luar. Sebaiknya hindari keluar malam hari,” ujar mahasiswa semester akhir universitas swasta ini.

Menurut Maya, organisasinya juga berulangkali memberikan sosialisasi kepada anggotanya yang mencapai 125 orang. “Kami kaum waria memang rawan menjadi korban kekerasan maupun kejahatan,” timpal Febi, anggota Pewaris lainnya.

Sementara, Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji memaparkan, dugaan sementara motif pembunuhan waria bernama Rohmadi alias Vera (24) tersebut lantaran pelaku kesal diminta uang tambahan di luar keselamatan semula. “Potongan besi itu memang disiapkan tersangka di dalam tasnya. Motif sementara memang pencurian dengan kekerasan,” tegasnya.

Tersangka, Joko Sutrisno (27) diringkus Tim Resmob Polrestabes Semarang di Simo Boyolali pada Selasa (27/12) pagi. Pelaku menghabisi korban di kebun tebu Kandri pada Selasa (20/12) sekitar pukul 22.00. Jasad korban baru ditemukan keesokan harinya. (fen)

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link