Home > METRO BERITA > Fokus Metro Semarang > Sopir Masih Dirawat, Penyelidikan Laka BRT Jalan di Tempat

Sopir Masih Dirawat, Penyelidikan Laka BRT Jalan di Tempat

METROSEMARANG.COM – Penyelidikan kasus kecelakaan bus rapid trans (BRT) Trans Semarang belum bisa dilakukan secara menyeluruh lantaran kondisi sopir masih dirawat insentif di rumah sakit.

Kecelakaan BRT di Papandayan, Minggu (17/7). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Kecelakaan BRT di Papandayan, Minggu (17/7). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polrestabes Semarang AKBP Catur Gatot Effendi saat dikonfirmasi terkait perkembangan kasus kecelakaan tersebut mengaku belum bisa memberi keteranga pasti. Pihaknya beralasan kondisi kesehatan sopir menjadi kendala untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Karena drivernya masih di rumah sakit, jadi belum bisa melakukan penyelidikan secara mendalam,” kata Catur saat kepada wartawan, Kamis (21/7) di Mapolrestabes Semarang.

Disinggung masalah informasi bus mengalami rem blong dan kondisi roda bus yang diduga vulkanisir lagi-lagi tak ada jawaban pasti. Ia hanya menyampaikan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh termasuk ke manajemen pengelolaan.

“Sarana prasarana akan kita evaluasi, karena angkutan perlu di cek kembali, baik bannya maupun remnya,” katanya.

Disinggung soal status sopir, ia mengaku sementara tak mengambil kesimpulan dengan menyalahkan pihak-pihak tertentu sebelum penyelidikan selesai dilakukan. Lebih lanjut, Trans Semarang yang berjalan antar terminal di Kota Semarang seharusnya selalu dilakukan pengecekan sebelum mengangkut penumpang dari terminal. (din)