Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Stok Gelandang PSIS Melimpah, Eko Siapkan Formula Baru di Lini Tengah

Stok Gelandang PSIS Melimpah, Eko Siapkan Formula Baru di Lini Tengah

METROSEMARANG.COM – Bergabungnya lima pemain anyar dipastikan bakal meningkatkan tensi persaingan di dalam skuat PSIS. Kondisi ini bisa jadi akan membuat pelatih Eko Riyadi pusing menentukan starting XI. Namun, sang juru taktik sudah merancang formula baru untuk mengakomodasi pemain-pemain terbaik di dalam timnya.

Samson Wahyudi dan Arif Yanggi (12) akan menambah persaingan di skuat PSIS. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Samson Wahyudi (kiri) dan Arif Yanggi (12) akan menambah persaingan di skuat PSIS. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Manajemen Mahesa Jenar merekrut lima pemain baru untuk menambah kekuatan skuat jelang bergulirnya babak 16 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B. Bayu Andra, Iwan ‘Samson’ Wahyudi, Dedi CP, Arif Yanggi dan Herry Susilo dicomot dari sesama kontestan yang sudah terhenti di fase grup.

Dua nama pertama berposisi sebagai gelandang tengah, sedangkan Dedi dan Arif Yanggi biasa beroperasi di sektor sayap. Herry Susilo menjadi satu-satunya pemain belakang yang didatangkan manajemen.

Mereka akan menambal kekosongan yang ditinggalkan empat pemain yang ebih dulu dilepas, yakni AM Bahtiar (stopper), Fajar Bagus Bintoro (bek sayap), Wage Dwi Aryo (winger) dan Barep Wahyudi (kiper). Hanya pos striker dan gelandang tengah yang aman dari perombakan.

“Perekrutan pemain baru tentunya sudah kami pertimbangkan secara matang. Persaingan di dalam tim juga sangat positif sehingga masing-masing pemain akan berpacu menampilkan permainan terbaik,” kata Manajer Tim Wahyu ‘Liluk’ Winarto, Kamis (15/9).

Dengan demikian, kehadiran Bayu dan Samson membuat lini tengah PSIS makin sesak. Di pos ini masih ada M Yunus, Ahmad Agung, Edy Anto dan Yogi ‘Gaucho’ Ardianto.

Yunus dan Agung selalu menjadi pilihan pertama untuk membentuk double pivot dalam mendukung skema 4-2-3-1. Belakangan, peran tersebut diberikan kepada Edy dan Yogi dan keduanya tampil cukup solid di laga terakhir lawan PPSM Magelang.

Dua pendatang baru di lini sentral tersebut juga bukan pemain ‘kemarin sore’. Di klub sebelumnya, mereka adalah penyandang ban kapten. Samson kapten di Persip Pekalongan, sedangkan Bayu Andra menjadi pemimpin di Persis Solo.

Keduanya langsung dipasang di tim utama saat sesi latihan game di Stadion Jatidiri, Rabu (14/9) sore. Mereka menjadi dua gelandang sentral di depan kuartet pertahanan yang diisi Herry Susilo, Tegar Pribadi, Fauzan Fajri dan Safrudin Tahar.

Sementara, slot tiga gelandang serang diberikan kepada Arif Yanggi, Hari Nur Yulianto dan Dedi CP, dengan Johan Yoga sebagai target man. Menurut Eko, dirinya akan terus mencoba beberapa kombinasi di semua lini demi menciptakan formula terbaik.

“Sejauh ini proses adaptasi mereka sudah cukup baik, tinggal proses membangun chemistry antar-pemain. Saya juga masih ingin menambah pemain di posisi bek kiri dan stopper,” paparnya.

Dalam sesi latihan kemarin juga terlihat dua pemain muda, Andre Ambon (bek) dan M Taufik (kiper). Andre sebelumnya juga pernah ikut seleksi, namun dia akhirnya memilih bergabung bersama Persak Kebumen. Sedangkan Taufik merupakan jebolan Diklat Salatiga.

Eko pun cukup optimistis kehadiran pemain-pemain baru akan meningkatkan kualitas permainan timnya. “Satu posisii diperebutkan lebih dari satu pemain, tentunya akan menciptakan persaingan yang sehat di dalam tim. Semakin banyak pilihan, kami juga bisa memilih pemain yang pas sesuai kebutuhan tim,” beber pelatih 48 tahun ini. (twy)