Home > Berita Pilihan > Subangkit Nahkoda Baru PSIS

Subangkit Nahkoda Baru PSIS

METROSEMARANG.COM – PSIS Semarang menunjuk Subangkit sebagai pelatih kepala untuk musim kompetisi 2017. Mantan juru taktik Mitra Kutai Kartanegara itu menyisihkan sejumlah kandidat dan resmi diperkenalkan di mes PSIS, Rabu (30/11) sore.

Subangkit
Subangkit (tengah) bersama Direktur Kompetisi Kairul Anwar dan GM PSIS Wahyu Winarto (kanan). Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Manajemen PSIS sempat melakukan pendekatan dengan beberapa calon untuk mengisi kursi pelatih setelah memutuskan tidak memerpanjang masa kerja Eko Riyadi. Selain Subangkit, beberapa nama tenar seperti Bambang Nurdiansyah dan Eko Purjianto juga masuk dalam daftar yang dibidik kubu Mahesa Jenar.

Direktur Kompetisi PSIS, Kairul Anwar menyebut penunjukan Subangkit membuktikan keseriusan tim Ibukota Jateng untuk bersaing di kompetisi Divisi Utama musim depan. “Hari ini kami perkenalkan coach Subangkit sebagai pelatih PSIS. Kita semua juga tahu rekam jejak beliau sebagai pelatih yang pernah menangani tim-tim ISL. Dengan pengalaman yang dimiliki, kami optimistis beliau bisa meningkatkan kualitas tim PSIS karena target kami adalah lolos ke ISL,” kata dia.

Mantan General Manager PSIS ini menambahkan, persaingan Divisi Utama 2017 bakal semakin ketat, sehingga dibutuhkan sosok pelatih berpengalaman. “Bukan berarti pelatih yang lain jelek, tapi coach Subangkit punya kriteria seperti yang kami inginkan,” ujar pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini.

Setelah menunjuk pelatih kepala, selanjutnya malam ini manajemen akan mengadakan rapat internal untuk membahas calon pemain dan ofisial tim. “Semua pemain PSIS yang bermain di ISC B kemarin akan kami sodorkan kepada tim pelatih. Siapa saja yang layak dipertahankan nantinya juga tergantung pelatih kepala,” imbuh GM PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Bagi Subangkit, PSIS menjadi tim Jateng kedua yang bakal dia tangani setelah Persiku Kudus. Pelatih yang baru saja genap berusia 56 pada 29 November tersebut menilai PSIS sebagai salah satu tim besar di Indonesia, sekalipun saat ini masih harus berjuang di level Divisi Utama.

“PSIS layak disejajarkan dengan tim-tim besar lainnya. Ini menjadi tantangan bagi saya untuk membawa tim ini bisa kembali ke ISL,” tukasnya. (twy)

Tinggalkan Balasan