Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Sudah Ditunggu PSGC, PSIS Dilarang Larut dalam Euforia

Sudah Ditunggu PSGC, PSIS Dilarang Larut dalam Euforia

METROSEMARANG.COM – PSIS menyudahi perlawanan Persekap Kota Pasuruan dengan skor 3-1 pada matchday 2 babak 16 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B. Skuat Mahesa Jenar diminta tak larut dalam euforia kemenangan karena mereka sudah dinanti laga berat di kandang PSGC Ciamis, pekan depan.

Arif Yanggi cukup sukses menjalani debut bersama Mahesa Jenar. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono
Arif Yanggi cukup sukses menjalani debut bersama Mahesa Jenar. Foto: metrosemarang.com/tri wuryono

Menjamu tim Kota Santri di Stadion Jatidiri, Minggu (9/10) sore, PSIS mampu tampil dominan sekalipun laga berlangsung di bawah guyuran hujan. Tuan rumah menutup paruh pertama dengan keunggulan dua gol yang diborong Johan Yoga Utama di menit 8 (penalti) dan 20.

Delapan peluang dihasilkan anak asuh Eko Riyadi di sepanjang babak pertama. Sedangkan Persekap sama sekali gagal menciptakan ancaman ke gawang PSIS.

Namun, keunggulan dua gol justru membuat Johan Yoga cs terlena. Mereka mulai mengendurkan tekanan di babak kedua dan membiarkan permainan Persekap lebih berkembang.

Gawang PSIS yang dikawal Syaiful Amar akhirnya jebol di menit 48 lewat eksekusi penalti Bagus Tjahyono. Kondisi lapangan yang tergenang air juga makin menyulitkan pasukan Mahesa Jenar untuk mengalirkan serangan.

PSIS pun tak lagi sedominan babak pertama. Pemain Persekap beberapa kali mampu merepotkan pertahanan tuan rumah yang dikawal duet stopper muda Tegar Pribadi dan Rio Saputra.

Setelah gol ketiga yang dikreasi Safrudin Tahar di menit 84, PSIS kembali mengendalikan permainan. Hari Nur nyaris menambah keunggulan di penghujung laga saat sepakannya dari sisi kiri pertahanan Persekap masih bisa ditepis kiper Arik Bachtiar.

“Permainan hari ini sudah sesuai dengan strategi yang kami inginkan. Tapi, kami sedikit lengah dan membiarkan lawan mengembangkan permainan,” kata Asisten Pelatih, Sumardi Widodo.

Pada pertandingan kali ini, Eko Riyadi juga memberikan debut untuk Ganjar Mukti Muhardiyana dan Arif Yanggi Rahman. Dua rekrutan anyar ini cukup sukses meneror pertahanan Laskar Suropati dari sisi kanan. Bahkan, Ganjar juga punya andil pada gol kedua Johan.

Meski puas dengan kemenangan ini, Direktur Teknik Setyo Agung Nugroho mengingatkan agar tak larut dalam euforia berlebihan. “Kemenangan ini cukup melegakan, tapi tak perlu dirayakan dengan eforia berlebihan. Tim harus kembali fokus untuk pertandingan berikutnya. Apalagi kami akan melawat ke kandang PSGC Ciamis,” ujarnya.

Duel lawan PSGC pada 15 Oktober mendatang, menurut Agung bakal menjadi ujian berat bagi PSIS. Saat ini tim berjuluk Laskar Galuh tersebut masih memuncaki klasemen Grup D. Mereka baru saja mengimbangi tuan rumah PSPS Pekanbaru dengan skor 1-1.

“Babak 16 besar masih panjang. Kami harus fokus per pertandingan. Kemenangan atas Persekap saya harapkan bisa meningkatkan kepercayaan diri pemain untuk menghadapi laga tandang di Ciamis,” tegasnya.

Hingga pekan kedua babak 16 besar, PSIS masih bercokol di peringkat ketiga dengan torehan tiga poin, tertinggal satu angka di bawah PSPS dan PSGC yang sudah mengemas empat poin. Sedangkan Persekap belum beranjak dari dasar klasemen, tanpa sebiji poin. (twy)